IPMIL Sebut Pertemuan Pemekaran Provinsi Gagal, Presidium Rakyat Tana Luwu Ancam Demo
MAKASSAR, INDEKSMEDIA.ID – Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) menilai pertemuan antara Aliansi Wija To Luwu dan pemerintah daerah terkait pemekaran Kabupaten Luwu Tengah serta pembentukan Provinsi Luwu Raya tidak membuahkan hasil. IPMIL menyebut pertemuan tersebut tidak menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mendorong proses pemekaran wilayah.
“Kami anggap pertemuan ini adalah pertemuan yang gagal karena tidak menghasilkan keputusan yang jelas,” kata Ketua Pengurus Pusat IPMIL Luwu, Yandi, dalam video pernyataan yang diterima, Jumat (30/1/2026).
Yandi menyebut, dalam ketentuan perundang-undangan, proses pemekaran daerah seharusnya mendapat dukungan dari seluruh unsur pemerintah terkait.
“perjuangan ini tidak akan berhenti sampai di sini,” katanya.
Sementara itu, Jenderal Lapangan Presidium Rakyat Tana Luwu, Ardi Reski, meminta Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, segera memberikan rekomendasi pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
“Saya selaku Jenderal Lapangan Presidium Rakyat Tana Luwu menyatakan deklarasi sikap untuk menyampaikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan agar memberikan rekomendasi pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya,” ujar Ardi.
Ardi menegaskan, jika rekomendasi dan pernyataan sikap tersebut tidak diberikan, pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi lanjutan hingga 10 Februari 2026.
“Kami pertegas, apabila kemudian tidak memberikan rekomendasi dan pernyataan sikap, maka kami akan melakukan demonstrasi sampai tanggal 10 Februari 2026,” tandasnya.





Tinggalkan Balasan