Mesin FOPKALT Dipanaskan, Wabup Luwu: Jangan Terprovokasi
WALMAS,INDEKSMEDIA.ID – Forum Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah (FOPKALT) tadinya mati suri. Seiiring dengan membaranya kembali Wija To Luwu, berjuang untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya, mesin FOPKALT mulai dipanaskan kembali.
Itu menyusul, ditengah perjuangan Provinsi Luwu Raya yang mana Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) seperti diabaikan, membuat pejuang yang berdiri di barisan FOPKALT langsung merapatkan barisan.
Pertemuan yang berlangsung di Bukit Simbuang Batusitanduk Walmas, dihadiri seluruh perwakilan masyarakat di 53 desa yang ada di di Walmas, Selasa (17/02/2026).
Dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Luwu, Muhammad Devy Bijak Pawindu SH, serta 7 anggota DPRD Dapil Walmas, FOPKALT sepakat untuk berjuang hingga Luteng terbentuk.
Ditengah-tengah masyarakat dan keluarga besarnya, Wabup Luwu, Devy Bijak menitip pesan Bupati Luwu, H Patahuddin agar kedepan, perjuangan FOPKALT tidak boleh mudah terhasut oleh adanya provokator.
“Saya tidak termasuk dalam struktur organisasi FOPKALT, tapi perjuangan ini saya sudah rasakan sejak mendiang ayahanda kami Syukur Bijak selaku Ketua FOPKALT. Intinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, serta DPRD sangat mendukung terbentuknya Luteng. Karena persoalan moratorium yang hingga kini belum dicabut sehingga perjuangan tersebut belum mencapai kemenangan yang hakiki. Tapi perlu saya sampaikan bahwa, dalam perjuangan kedepan kita tidak boleh terprovokasi yang justru bisa menghambat jalannya pembentukan Luteng. Ini harus kami sampaikan karena amanah dari Bapak Bupati Luwu kepada saya,” kata Devy Bijak, disambut aplus seluruh undangan yang hadir sore tadi.
Pada kesempatan tersebut, Devy juga banyak bercerita mengenai pertemuannya bersama Menteri Pertahanan RI Tito Karnavian soal perkembangan pemekaran Luteng.
“Luteng ini sisa ketuk palu. Jika saya kembali kebelakang, belum ada cerita Provinsi Luwu Raya, Luteng ini sudah diperjuangkan bahkan telan korban jiwa. Sehingga, masyarakat Walmas kiranya tetap bersabar karena ini hanya persoalan waktu saja,” terangnya.
Anggota DPRD Luwu, dari Fraksi PDI Perjuangan, Yan Samma menegaskan lembaga DPRD Luwu dari 35 dewan telah sepakat menggaungkan Provinsi Luwu Raya dan Luteng.
“Kita kawal bahkan DPRD tiga kabupaten/kota lainnya di Luwi Raya sudah sepakat menyuarakan dukungan Provinsi Luwu Raya dan Luteng,” bebernya.
Tidak hanya Yan Samma, Fraksi Gerindra Zhet Ida Parante juga ambil bagian menyatakan dihadapan masyarakat Walmas soal dukungan kongritnya terhadap Kabupaten Luteng.
“Saya sependapat dengan rekan saya Yan Samma. Intinya kami semua di DPRD baik Luwu maupun tiga kabupaten/kota, bahwa mendukung penuh pemekaran Luwu Raya dan Luteng,” jelasnya.
Perwakilan Tokoh Pemuda Walmas juga ikut ambil bagian memberikan sedikit suntikan semangat terhadap perjuangan Luteng.
“Kami sebagai garda terdepan generasi muda Walmas, akan setia sampai akhir untuk memenangkan Luteng,” tegasnya.
Terkait dengan kepengurusan FOPKALT yang telah ditinggal Almarhum Syukur Bijak, melalui kesempatan tersebut dibentuk kepengurusan baru untuk mengawal perjuangan Luteng hingga ke tingkat pusat.




Tinggalkan Balasan