Pengeroyokan Sopir Sekeluarga di Walenrang, Anak Jadi Korban Siraman Air Panas

Gie

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Seorang sopir bersama istri dan anaknya menjadi korban pengeroyokan disertai pengrusakan kendaraan di Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu. Dalam kejadian ini, anak korban diduga disiram air panas oleh pelaku.

“Iya benar, kami telah menerima laporan. Dugaan sementara korban mengalami penganiayaan secara bersama-sama dan kendaraan miliknya dirusak,” ujar Kasi Humas Polres Luwu, AKP Yakobus, Senin (26/1/2026).

Sementara itu, Kapolsek Walenrang AKP Abdul Aziz mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari korban. Polisi melakukan serangkaian langkah awal sesuai prosedur yang berlaku.

“Saat ini proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berjalan. Untuk sementara, tujuh orang telah diamankan dan dimintai keterangan,” jelas Abdul Aziz.

Selain melakukan pengamanan terhadap para terduga pelaku, kepolisian juga memastikan korban mendapatkan penanganan medis akibat luka yang diderita.

“Korban beserta istri dan anaknya sudah mendapatkan perawatan medis. Kami fokuskan penanganan kasus ini secara menyeluruh, baik dari sisi korban maupun proses hukum,” kata Abdul Aziz.

Ia juga menegaskan bahwa informasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak sepenuhnya benar dan meminta publik tidak menarik kesimpulan sendiri.

“Kami tegaskan bahwa isu yang beredar di masyarakat tidak benar. Kejadian ini murni tidak memiliki keterkaitan dengan massa aksi,” tegasnya.

Adapun tujuh terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial I (29), MT (23), DA (22), OS (20), J (18), R, dan W (18). Mereka diduga memiliki peran berbeda, mulai dari melakukan penganiayaan, pelemparan batu ke arah kendaraan, hingga penyiraman air panas.

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 03.00 Wita di Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara. Korban, Andi Reski Ripai, saat itu tengah mengendarai mobil bersama istri dan anaknya.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil korban tiba-tiba dihentikan oleh sekelompok orang. Tanpa alasan yang jelas, korban kemudian diduga dianiaya secara bersama-sama, sementara kendaraan yang digunakannya dirusak hingga kaca depan dan samping pecah.

Dalam insiden tersebut, istri dan anak korban juga menjadi sasaran kekerasan. Keduanya mengalami luka bakar akibat siraman air panas dan harus mendapatkan penanganan medis intensif. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek dan pembengkakan pada wajah, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp40 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!