Telan Anggaran Miliaran, Incinerator RSUD Sawerigading Tak Pernah Digunakan

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Alat pembakaran limbah medis (incinerator) RSUD Sawerigading disoal oleh sejumlah warga di Kota Palopo gegara tak parnah digunakan. Pasalnya, incinerator tersebut menelan anggaran miliaran rupiah.

“Incinerator tersebut ada sejak masa covid, namun tidak pernah digunakan. Padahal dia menelan anggaran miliaran rupiah,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (8/1/2026).

Warga menyebut, pengadaan incinerator pada RSUD Sawerigading adalah sesuatu yang sia-sia.

Menurutnya, pengadaan tersebut hanya menimbulkan kerugian anggaran negara gegara tak digunakan.

“Itu diadakan dengan anggaran rumah sakit, APBD loh itu. Terus kalau dia tidak digunakan yang dirugikan siapa? ya masyarakat,” tegasnya.

Tambahnya, saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo telah melakukan pemeriksaan terkait pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kerugian negara tersebut.

“Itu sudah berproses di kejaksaan, semestinya memang digunakan itu alat. Kalau memang tidak mau digunakan kenapa di adakan? kan itu merugikan. Banyak hal lain yang bisa dimanfaatkan anggarannya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Sawerigading, Bahria membenarkan hal tersebut. Menurutnya, alat pembakar limbah medis tersebut terkendala pada izin.

“Pernah digunakan waktu Covid-19, tapi setelah itu tidak pernah lagi kerena surat laik operasi (SLO) limbahnya dari Kementerian Kesehatan tidak keluar,” ujarnya. (Arzad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!