Kasus Dugaan Aborsi di Palopo Tetap Berlanjut, Polisi Masih Periksa Saksi
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Penanganan kasus dugaan aborsi yang menimpa seorang gadis berusia 19 tahun di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipastikan tetap berlanjut. Meski korban sempat mencabut laporannya, pihak kepolisian menegaskan proses hukum tidak dihentikan.
Kasi Humas Polres Palopo, Iptu Marsuki, mengatakan bahwa penyidik Satreskrim Polres Palopo masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait perkara tersebut.
“Kasus ini tetap berlanjut. Sebelum tahun baru saya sempat menanyakan langsung ke Kasat Reserse, dan informasinya sementara masih tahap penyelidikan pemeriksaan saksi,” ujar Iptu Marsuki saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Marsuki menjelaskan, pencabutan laporan oleh korban di awal penanganan perkara memang sempat terjadi. Hal itu dilakukan karena adanya kesepakatan antara korban dan terduga pelaku yang berjanji bertanggung jawab.
“Memang di awal pacarnya mencabut laporan karena ada kesepakatan bahwa dia bertanggung jawab. Itu dibolehkan, karena mencabut laporan adalah hak korban,” jelasnya.
Kendati demikian, kata Marsuki, pencabutan laporan tersebut tidak serta-merta menghentikan proses hukum. Pasalnya, dalam perkara ini terdapat unsur pidana lain yang tetap harus diproses.
“Tapi tetap lanjut prosesnya karena ini ada janin bayi yang digugurkan. Itu menjadi poin penting sehingga kasusnya tidak bisa dihentikan,” tegasnya.
Terkait perkembangan penyelidikan, Marsuki mengaku belum mengetahui secara detail tahapan terbaru yang telah dilalui penyidik. Meski begitu, ia memastikan perkara tersebut masih berjalan.
“Kalau sudah sampai tahap mana, saya kurang tahu detailnya. Intinya masalah ini tetap lanjut,” katanya.
Sementara itu, hingga kini terduga pelaku berinisial AD (34) belum dilakukan penahanan. Polisi masih memfokuskan penyidikan pada pengumpulan keterangan saksi.
“Pelakunya belum ditahan karena masih pemeriksaan saksi-saksi dulu,” pungkasnya.
Diketahui, kasus dugaan aborsi ini terungkap setelah korban melahirkan bayinya di toilet rumah sakit. Bayi tersebut sempat bertahan hidup selama dua hari sebelum akhirnya meninggal dunia.





Tinggalkan Balasan