Terkait Retribusi di BTP Palopo, Kabid PDUP Sebut Kelalaian Petugas dan Ada Sanksi Tegas
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Diawali dengan pungutan retribusi di objek wisata permandian Batu Papan (BTP) Palopo antara petugas retribusi dengan mahasiswa yang melakukan kegiatan, hingga berujung persoalan ketidakcocokan pemberian karcis dipermasalahkan mahasiswa.
Terkait dengan itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata (PDUP) Dinas Pariwisata Palopo, Muhammad Amin, angkat bicara.
Amin menjelaskan, kisruh tersebut telah ditindak lanjuti dengan melakukan investigasi mendalam terhadap seluruh petugas pos retribusi di BTP Palopo.
Mulai dari Ketidaksesuaian antara pembayaran retribusi dan pemberian karcis dikupas tuntas.
“Setelah kami telusuri, dengan apa yang terjadi di BTP ternyata ada Miskomunikasi (Mis) dan memang kami akui ada kelalaian petugas kami di lapangan,” kata Amin, menanggapi Senin (05/01/2026).
Amin kemudian menjelaskan, pihak mahasiswa yang menyelenggarakan kegiatan di lokasi wisata tersebut telah menyetor pembayaran sebanyak 70 karcis.
Namun saat pelaksanaan, petugas hanya mampu memberikan 25 karcis karena keterbatasan stok yang tersedia saat itu.
“Informasi mengenai sisa karcis yang belum diberikan tidak tersampaikan ke mahasiswa. Karena tidak ada komunikasi lanjutan dari petugas maka muncullah riak-riak dan masalah ini sudah kami catat,” tegas Amin.
Sebagai bentuk tanggung jawab penuh, Amin mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Palopo untuk menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa.
Pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas dengan memberikan teguran kepada petugas yang bersangkutan.
“Kami akan memastikan agar kesalahan serupa tidak terulang kembali ke depannya,” jelasnya.
Amin menambahkan, pihaknya secara berkala selalu mengingatkan seluruh petugas untuk menjalankan prosedur kerja dengan benar, termasuk memberikan karcis sesuai dengan jumlah yang telah dibayarkan oleh setiap pengunjung.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan koordinasi antar petugas agar tempat wisata di Palopo dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi pertumbuhan sektor pariwisata daerah,” pungkasnya.(Andri)





Tinggalkan Balasan