Aris Munandar Resmi Jabat Ketua DPC Hanura Palopo Periode 2026–2030, Dilantik oleh Panglima Ta’
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID — Ketua Komisi A DPRD Kota Palopo, Aris Munandar, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Palopo periode 2026–2030. Pengukuhan berlangsung di Jalan Oputosappaile, Palopo, tepatnya di Cafe Grande, Minggu (4/1/2026).
Acara pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan Mayor Jenderal TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Mappanyukki beserta jajaran pengurus DPD, tokoh politik daerah, Ketua DPRD Kota Palopo Darwis, Wakil Ketua DPRD Harisal Latief dan Alfri Jamil, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palopo, serta Ketua KPU Palopo Haris Supitang.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Hanura Sulsel Andi Muhammad Bau Mappanyukki yang disapa Panglima Ta’ menekankan pentingnya kedekatan partai politik dengan masyarakat. Ia mengingatkan agar Hanura tidak mengambil jarak dengan rakyat dan mampu hadir secara nyata di tengah kebutuhan publik.
“Jangan terlalu mengambil jarak dengan masyarakat. Hanura harus hadir, bekerja, dan berkolaborasi dengan eksekutif untuk menjawab kebutuhan rakyat,” ujar Andi Muhammad Bau Mappanyukki.
Ia juga mengarahkan pengurus DPC Hanura Palopo untuk segera membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat DPK dan ranting. Struktur tersebut, menurutnya, akan menjadi bahan evaluasi partai pada 2029 atau 2031 mendatang.
Sementara itu, Aris Munandar yang menerima bendera partai menyatakan optimisme dalam mengemban amanah sebagai Ketua DPC Hanura Palopo. Ia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi kinerja partai di tingkat kota.
“Pengukuhan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi DPC Hanura Kota Palopo,” kata Aris.
Aris juga menyampaikan target politik Hanura Palopo ke depan, yakni mampu membentuk minimal satu fraksi di DPRD Kota Palopo atau meraih tiga kursi pada pemilu mendatang.
“Target kami ke depan jelas, minimal satu fraksi di DPRD Kota Palopo atau tiga kursi,” ujarnya.
Menurut Aris, komitmen politik tidak cukup disampaikan melalui kata-kata, melainkan harus dibuktikan melalui kerja nyata dan perbuatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Andri)





Tinggalkan Balasan