Langgar Etika dan Makan Gaji Buta, LMND Sulsel Desak Pecat Salam
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengancam akan menggalang aksi massa jika Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Palopo tidak segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika terhadap anggota dewan dari Fraksi Partai NasDem, Abdul Salam.
Ketua LMND Sulsel, Adri Fadli, dalam pernyataan tertulisnya menyatakan bahwa jika pihak berwenang lamban bertindak atau terkesan menutupi kasus, organisasinya akan mengkonsolidasikan aksi rakyat dan membawa persoalan ke ranah penegak hukum.
“DPRD bukan tempat berlindung bagi pemalas dan penikmat gaji buta. Abdul Salam harus dicopot secara tidak terhormat demi menjaga kehormatan lembaga dan keadilan bagi rakyat Palopo,” tegasnya pada Sabtu (3/1/2026).
Sebelumnya, Abdul Salam telah diberhentikan sebagai kader NasDem melalui Surat Keputusan Nomor 114-Kpts/DPP-NasDem/V/2025 tertanggal Mei 2025.
Adri Fadli menilai perbuatan yang diduga dilakukan telah melanggar etika, sumpah jabatan, dan mencederai marwah lembaga legislatif.
“Berdasarkan temuan yang beredar, Abdul Salam tercatat absen 33 kali pada rapat paripurna, puluhan kali mangkir dari sidang komisi, tidak pernah mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), serta tidak menunjukkan kehadiran administratif di kantor. Namun, gaji dan hak keuangan tetap diterima secara rutin,” jelas Adri Fadli.
Dia menambahkan bahwa praktik semacam itu jika dibiarkan akan menjadi preseden buruk dan memperburuk citra DPRD.
LMND juga mendesak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk segera meneken SK PAW agar kursi tersebut digantikan oleh kader yang lebih bertanggung jawab.
“Ini adalah bentuk kejahatan moral dan politik. Rakyat bekerja keras membayar pajak, sementara wakilnya justru menikmati uang negara tanpa menjalankan kewajiban. Ini bukan kelalaian, tapi pengkhianatan terhadap mandat rakyat Palopo,” pungkasnya.(Andri)





Tinggalkan Balasan