Dari Dialog Akhir Tahun, Palopo Dilanda Empat Bencana Besar

KETUA DPRD Kota Palopo, Darwis Masau (tengah), Kepala Bappeda Kota Palopo, Asmiruddin Budi (kiri) dan Dosen sekaligus pengamat, Afrianto Nurdin (kanan) di Dialog Akhir Tahun di New Sisis Lain, Sabtu malam (20/12/2025).

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Dialog akhir tahun yang digelar PT Indeksmedia di New Cafe Sisilain, depan SMPN 3 Kota Palopo, banyak mengungkap fakta-fakta menarik mengenai arah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, di era Pemerintahan Baru dan lima tahun ke depan Kota Palopo, Sabtu malam (20/12/2025).

Menghadirkan tiga narasumber hebat, diantaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, Darwis Masau, Wali Kota Palopo, dalam hal ini diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Asmuradi Budi ST MEns Man, dan Dosen sekaligus Pengamat, Afrianto Nurdin MSi, kemudian dipandu moderatur sekaligus manran wartawan senior Iswandi Ismail serta MC ternama Nurdian, menambah hangat dan alot jalannya diskusi.

Pada kesempatan itu, turut pula hadir Ketua YBS Kota Palopo, Malik sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan mahasiswa.

Dialog Akhir Tahun 2025 yang diisi sesi tanya jawab dari enam peserta (undangan) dengan tujuan refleksi dan harapan masa depan menyongsong kepemimpinan untuk Kota Palopo lebih maju dan melayani, mengangkat lima tema diantaranya Evaluasi Kinerja Tahun Berjalan, Ekspektasi Masyarakat, Prioritas Pembangunan Lima Tahun Kedepan, Agenda Perubahan Walikota dan Inovasi Pelayanan Publik Yang Ingin Diwujudkan, terungkap empat bencana besar yang kini melanda Kota Palopo.

Becana tersebut meliputi Sosial, Alam, Politik dan Fiskal. Pengangguran dan kemiskinan di Kota Palopo, dari tahun ke tahun tidak stagnan melainkan terjadi gelombang pasang surut, apalagi dilihat dari empat bulan terakhir sejak pemerintahan baru di Kota Palopo, persoalan sosial tersebut mengalami penurunan yang sangat drastis. Begitupun bencana alam, Kota Palopo telah terditeksi titik-titik mana saja yang selalu terjadi banjir maupun longsor dan sama sekali belum ada tindakan atau evaluasi menyeluruh mengenai perbaikan di sektor tersebut.

“Bicara soal politik, di Palopo baru di era sekarang ini kita lihat betapa susahnya menyatukan antara eksekutif dan legislatif, sampai-sampai yang menjadi korban semua RPJMD hingga RAPBD 2026, mengalami sakaratul maut. Belum lagi soal fiskal, seperti pajak, belanja negara (APBN), dan pembiayaan, dengan tujuan mengendalikan ekonomi, menstabilkan harga, yang semuanya ini tak lepas dari pengurangan pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini yang perlu dikaji lebih dalam mengenai empat bencana besar yang saat ini melanda Kota Palopo, perlu kiranya menjadi bahan pemikiran serius pemerintahan yang sekarang,” demikian disampaikan Praktisi sekaligus Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismu), Mursalin saat diberikan kesempatan menanggapi tiga pemaparan yang telah disampaikan narasumber.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Palopo Darwis Masau mengatakan lembaga DPRD tetap yakin dan optimis semua pekerjaan di tahun ini dan tahun-tahun akan datang, akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Terkait dengan arah-arah kebijakan di Kota Palopo, Darwis menyebut pihak legislatif maupun eksektutif telah sepakat untuk berusaha semaksimal mungkin bagaimana Kota Palopo dengan pemerintahan baru bisa memberikan perubahan seperti yang diinginkan masyarakat.

“Tidak ada lagi sekat-sekat, kami dari DPRD Palopo telah komitmen untuk bersama-sama dengan pemerintahan baru menjalankan seluruh program yang pro-masyarakat demi pembangunan dan kesejateraan masyarakat
Kota Palopo, ke depan,” tutur Darwis Masau.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Palopo, Asmuradi Budi hanya memaparkan soal strategi kedepannya oleh pemerintahan baru untuk lebih fokus dalam menuntaskan visi misi program yang telah disusun sebelumnya.
Bahkan Asmuradi Budi mengaku, sebelum dirinya menghadiri undangan dialog, terlebih dulu melakukan konsultasi terkait hal-hal apa saja yang kiranya ditanggapi kemudian disikapi untuk selanjutnya disampaikan melalui dialog refleksi yang digelar saat ini.

“Saya kira dialog ini sangat penting dan memberikan masukan bagi kami untuk selanjutnya menjadi bahan atau modal penting untuk lima tahun ke depan kinerja pemerintahan baru. Kami dari Pemkot Palopo, berterima kasih kepada PT Indeksmedia selaku penyelenggara kegiatan dan kami harapkan tidak hanya sekali ini saja, melainkan kalau perlu diagendakan enam bulan sekali dan pasti kami akan respon dengan baik,” ucap Asmuradi Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!