Soal Insentif RT/RW, Yertin: Kalau Ada Temuan Itu Kesalahan Pemkot

YERTIN Ratu

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Insentif Ketua RT/RW, dan LPMK di Kota Palopo, yang masih hinggap di kas daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, memaksa Yertin Ratu, angkat bicara.

Aktivis senior Tana Luwu tersebut, menilai Pemkot Palopo tidak berhak menahan insentif tersebut, mengingat RT/RW dan LPMK sudah bekerja melayani masyarakat dengan baik. Adapun, temuan seperti yang dikabarkan sejumlah kalangan, itu bukan kesalahan RT/RW dan LPMK, melainakn kesalahan Pemkot sendiri.

“Ketua RT/RW dan LPMK ini ibaranya HOK, mereka hanya menjalankan tugas bekerja melayani masyarakat. Tugasnya selesai, hak dan kewajibannya harus dipenuhi. Terlepas dari adanya temuan itu bukan urusan mereka (RT/RW) melainkan urusan Pemkot,” kata Yertin Ratu, menyikapi polemik insentif RT/RW kepada Indeksmedia Kamis (18/12/2025).

Informasi yang diterima, lanjut Yertin, Pemkot Palopo telah melakukan konsultasi ke Kementerian dan BPK dan lampu hijau telah dikeluarkan dengan memberikan kebijakan untuk segera membayar insentif 10 bulan tahun 2024 yang masih menunggak dan 6 bulan di tahun 2025.

“Kenapa meski ditahan lagi, berarti disini perlu pengawasan dari rekan-rekan RT/RW untuk mengawal kasus ini sampai tuntas. Karena dugaan saya, telah terjadi manipulasi yang seolah-olah menggiring opini yang tak jelas sehingga insentif yang telah ada di kas daerah dimanfaatkan untuk kepentingan lain,” terang Yertin.

Seraya menambahkan, persoalan insentif RT/RW merupakan tanggungjawab penuh Pemkot Palopo, sehingga tidak ada alasan kepada Pemkot untuk segera mencairkan insentif tersebut.

“Kasihan mereka sudah bekerja siang dan malam sebagai perpanjangan tangan pemerintah, kemudian insentifnya diabaikan, ini sudah jelas perasampasan hak. Terlepas dari, ada temuan atau sebagainya, intinya Pemkot bertanggungjawab dan harus segera mencairkan insentif yang dimaksud,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!