Viral Video Menu Tak Pantas di Triple A, Owner Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Sebuah video yang diunggah oleh konten kreator dengan akun Facebook bernama M. Irvan membuat heboh jagat maya. Dalam videonya, Irvan menyoroti salah satu menu di Cafe & Resto Triple A yang disebut menggunakan istilah yang menyerupai nama alat kelamin pria dan wanita. Unggahan itu dengan cepat menyebar di kalangan warganet, memunculkan kritik, candaan, hingga perdebatan soal kelayakan penamaan menu.

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, Owner Triple A, Salmiati, akhirnya memberikan klarifikasi terbuka. Ia menegaskan bahwa menu yang dipersoalkan sebenarnya tidak pernah ada di daftar menu resmi Triple A. Menurutnya, apa yang diviralkan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya, sehingga ia merasa perlu menjelaskan langsung agar tidak semakin menimbulkan salah persepsi.

“Untuk menu ini, yang satu ini (rujak las*) itu tidak ada, di menu pun tidak ada. Yang ada cuma parede ikan B. Dari sini saya minta maaf. Ada pun juga segala huru-hara yang saya timbulkan, itu sebenarnya saya tidak sengaja,” kata Salmiati saat dikonfirmasi indeksmedia.id, Kamis (11/12/2025).

Salmiati juga menyampaikan penjelasan lebih dalam terkait isu pelecehan yang sempat muncul. Ia merasa perlu meluruskan bahwa tidak ada niat sedikit pun dari pihaknya untuk merendahkan laki-laki maupun perempuan.

“Tidak ada itu saya mau rendahkan martabatnya perempuan atau mau saya lecehkan. Cuman saya perjelas lagi bahwa nama ikan ini memang kami ucapkan karena begitu namanya di kampung Malangke dan Selatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa istilah tradisional yang digunakan di daerah asalnya Malangke, Luwu Utara, tidak sepenuhnya bisa dibawa ke Kota Palopo tanpa risiko salah tafsir. Palopo dengan masyarakat yang heterogen, termasuk banyak pendatang, membuat istilah tersebut terdengar asing bahkan sensitif bagi sebagian orang.

“Cuma salahnya kami itu, kami mengangkat nama itu di Kota Palopo yang sebagian orang mungkin pendatang. Adapun untuk menunya, Insya Allah kami akan hilangkan dan diganti dengan menu yang namanya dipakai di Palopo,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!