Banjir dan Longsor Mengintai, BPBD Kota Palopo Siaga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Jibril Daulay Jibril Daulay
BPBD Kota Palopo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diprediksi segera tiba dalam waktu dekat.

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diprediksi segera tiba dalam waktu dekat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Palopo Irsan Muh Usman mengatakan, berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memperkuat sistem tanggap darurat bencana di tingkat kota hingga kelurahan.

“Kami telah memetakan wilayah-wilayah rawan bencana, khususnya banjir dan longsor, serta menyiapkan peralatan dan logistik yang dibutuhkan,” ujar Irsan, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, BPBD Palopo telah melakukan koordinasi lintas instansi, melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, relawan kebencanaan, dan aparat keamanan guna memastikan respons cepat ketika bencana terjadi.

“Kami juga berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar sistem peringatan dini dan penanganan di lapangan bisa berjalan efektif. Tujuannya agar ketika terjadi bencana, kita dapat bergerak cepat,” jelasnya.

Selain itu, tim siaga BPBD juga telah melakukan pengecekan ketersediaan perahu karet, tenda darurat, alat evakuasi, serta logistik tanggap darurat yang akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak.

Irsan mengimbau warga Palopo untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi. Ia meminta masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melapor apabila melihat tanda-tanda bahaya di sekitar tempat tinggal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan, seperti saluran air dan tebing. Jika ada tanda-tanda mencurigakan, segera laporkan,” katanya.

Untuk memudahkan komunikasi dan pelaporan, BPBD Kota Palopo telah membuka layanan call center 24 jam yang dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0813-4272-6307. Layanan ini bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan kejadian bencana maupun meminta bantuan darurat.

Sebagai informasi, wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) kini telah memasuki musim hujan dengan curah hujan yang meningkat di berbagai daerah.

Beberapa wilayah seperti Kabupaten Barru dilaporkan terdampak banjir yang merendam permukiman dan memutus akses jalan Trans-Sulawesi.

BPBD Provinsi Sulsel mencatat lima kabupaten/kota prioritas rawan banjir dan banjir bandang, yakni Makassar, Wajo, Luwu Utara, Gowa, dan Maros.
Sementara untuk tanah longsor, wilayah dengan risiko tinggi meliputi Luwu, Palopo, dan Toraja Utara.

Selain itu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Enrekang masuk kategori rawan gempa bumi dan tsunami, sedangkan Barru dan Maros kerap dilanda angin puting beliung.
Untuk kawasan pesisir seperti Takalar, Kepulauan Pangkep, dan Selayar, ancaman gelombang ekstrem dan abrasi pantai masih tinggi.

Sementara kekeringan juga menjadi persoalan musiman yang terus diawasi di wilayah Jeneponto, Sidrap, dan Wajo, terutama pada periode kemarau panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!