Rekor di UIN Palopo! Seorang Ayah Wisudakan Lima Anak Sekaligus

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Suasana haru dan tepuk tangan panjang mewarnai Wisuda Periode II UIN Palopo Tahun 2025 di Auditorium Phinisi. Dari ratusan wisudawan yang dikukuhkan, satu kisah paling menyentuh datang dari seorang ayah bernama H. Saharuddin, yang lima anaknya diwisuda secara bersamaan, satu dari program magister dan empat dari program sarjana.

Kisah itu disampaikan langsung oleh Rektor UIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, dalam sambutannya di hadapan ribuan tamu undangan. Dengan nada bangga dan terharu, ia menuturkan bagaimana perjuangan seorang ayah sederhana dari kampung yang sama dengan Prof. Abdul Majid mampu mengantarkan kelima anaknya menuntaskan pendidikan tinggi di waktu yang sama.

“Selamat kepada Bapak H. Saharuddin, yang hari ini lima orang anaknya diwisuda bersamaan; satu magister dan empat sarjana di UIN Palopo. Ini rekor!” ucap Abbas di tengah riuh tepuk tangan hadirin, Selasa (21/10/2025).

Cerita itu sontak menjadi perbincangan hangat di ruang wisuda. Banyak yang takjub membayangkan beban dan perjuangan yang harus ditanggung Saharuddin selama bertahun-tahun membiayai pendidikan anak-anaknya. Salah seorang dosen bahkan menyelipkan canda ringan yang menggambarkan beratnya perjuangan tersebut.

“Yang saya bayangkan bila momen pembayaran UKT, lima orang (plus dua orang yang belum sempat diwisuda hari ini), betapa beratnya beban Bapak Saharuddin,” katanya mencontohkan salah satu rekan dosen.

Rektor Abbas mengatakan, kisah keluarga Saharuddin ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan cermin dari ketulusan, kesabaran, dan keyakinan seorang ayah terhadap pentingnya pendidikan. Ia menyebut semangat seperti itu adalah nilai yang sejalan dengan spirit keislaman dan tujuan UIN Palopo dalam membentuk generasi berakhlak mulia.

“Ini bukti bahwa ketulusan dan keyakinan mampu menembus batas kemampuan manusia. Semangat seperti inilah yang mencerminkan nilai sejati pendidikan Islam,” ungkapnya.

Usai menuturkan kisah inspiratif itu, Rektor kembali mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus menjaga akhlak dalam setiap langkah. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang tinggi tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan adab dan etika.

“Seseorang dikenang karena akhlak. Ketika etika dan adab tidak ada, maka tunggu kebinasaannya,” tegasnya.

Dalam bagian lain, ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan adab, karena keduanya menjadi dasar utama dalam membangun peradaban manusia.

“Ilmu tanpa adab hanya akan melahirkan kesombongan. Sementara adab tanpa ilmu juga tidak akan membawa manfaat. Keduanya harus berjalan beriringan,” jelasnya.

Rektor Abbas pun mengajak seluruh lulusan agar membawa nilai-nilai Islam yang ditanamkan selama kuliah ke dalam kehidupan sosial di masyarakat. Ia berharap alumni UIN Palopo menjadi teladan yang menjaga marwah kampus dengan akhlakul karimah.

“Kita berharap semangat akhlakul karimah yang selama ini menjadi ciri khas kampus hijau UIN Palopo dapat terus dibawa dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Adapun Wisuda Periode II UIN Palopo Tahun 2025 digelar selama tiga sesi, yakni Senin, Selasa, dan Rabu (20–22 Oktober 2025), di Auditorium Phinisi. Sebanyak 975 wisudawan dari berbagai fakultas dan program pascasarjana resmi dikukuhkan dalam suasana penuh kebanggaan dan haru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!