Tiga Kali Mediasi, Kasus Bully di SMPN 13 Palopo “The End”
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID- Kasus bully di SMPN 13 Palopo, Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang Kota Palopo, akhirnya berujung selesai (The End), Jumat (17/10/2025).
Perdamaian kedua bela pihak setelah melewati tiga kali mediasi.
Mediasi pertama saat empat terduga digelandang ke Mapolres Palopo, tepatnya di Unit PPA, pihak korban masih tetap pada pendirian dengan meminta pihak penyidik melakukan proses hukum terhadap para terduga.
Karena para terduga masih berstatus anak dibawah umur, penyidik bekerja profesional dengan melakukan diversi melibatkan Bapas dan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan (DP3A).
Hanya saja, media kedua kalinya itu, pihak korban belum mau berdamai dengan alasan “berani berbuat maka berani bertanggungjawab”.
Nanti di pertemuan ketiga, yang digelar di Polres Palopo, dihadiri para terduga masing-masing didampingi orangtuanya dan korban terlihat hadir didampingi ayahnya dan paman korban dalam hal ini sepupu dari ayah korban serta DP3A dan Bapas, barulah kasus tersebut mendapat titik terang atau pihak korban menerima permohonan maaf para terduga dan orangtua yang mendampingi.
Pertemuan sempat tegang, sebab bapak korban dalam hal ini Risal, mengingatkan para terduga dan orangtuanya agar kasus tersebut tidak terulang kedua kalinya.
“Kali ini kami maafkan, jika terulang kembali, tanggung resikonya. Kami juga berharap dengan kejadiannya ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua baik terhadap para terduga, orangtua dan saya sendiri untuk lebih menjaga dan mengontrol anak-anak kita dimanapun dan setiap saat,” kata Risal diiyakan para terduga dan orangtua yang mendampingi usai mediasi siang tadi.
Sementara itu, perwakilan DP3A Chia mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada kedua bela pihak terkhusus terhadap pihak korban atas keiklasannya menerima permintaan maaf dari para terduga maupun orangtua yang mendampingi.
“Semua ini berkat ketulusan hati orangtua korban yang ikhlas menerima cobaan yang diberikan. Semoga kedepan menjadi pelajaran bagi kita semua,” terang wanita yang akrab dipanggil Bunda Chia.





Tinggalkan Balasan