Diversi Kasus Bully di SMPN 13 Palopo Gagal
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Kasus bully yang melibatkan siswa di SMPN 13 Kota Palopo, akhirnya memasuki tahap diversi.
Pertemuan yang melibatkan Bapas Palopo dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Palopo serta Kanit PPA Polres Palopo, Ipda Dewi serta penyidik belum menemukan titik terang alias gagal.
Diversi yang dihadiri keluarga para terduga dan pihak dari korban berlangsung di Polres Palopo, Selasa (13/10/2025).
Sebelum dipertemukan, baik pihak Bapas maupun DP3A Kota Palopo, mengambil keterangan para terduga.
“Kami masih beri waktu kepada keluarga terduga untuk melakukan pendekatan persuasif ke pihak korban setelah itu akan kembali kami lakukan pertemuan, namun itu yang terakhir. Jika masih menemukan jalan buntu maka kasus ini kami limpahkan ke Kejari Palopo untuk selanjutnya dilakukan proses hukum sesuai Undang-Undang yang berlaku mengingat para terduga masih dibawah umur,” kata Ipda Dewi, Kamis (16/10/2025).
Sementara itu perwakilan DP3A, Chia mengatakan pihaknya berharap agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat para terduga maupun korban masih dibawah umur dan sama-sama memiliki cita-cita menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara.
“Kasihan juga kalau tidak ada kesepakatan berdamai mengingat korban dan para terduga satu sekolah dan tinggal di kampung yang sama. Jangan sampai kejadian ini bisa memecah belah keluarga yang ada di kampung tempat tinggal mereka,” jelas Chia.
Wanita yang akrab dipanggil Bunda Chia itu, menambahkan sejak hari pertama kasus tersebut berproses di Polres Palopo, para terduga yang berjumlah empat orang, tiga eksekutora dan seorang yang memvideokan diamankan di Rumah Aman.
“Disana (Rumah Aman) mereka dibina, rajin beribadah dan untuk sementara komunikasi dengan keluarga kita putuskan. Ini bertujuan agar keempat terduga ini betul-betul menyadari kesalahannya sehingga begitu terlepas daeri kasus ini mereka bisa kembali dan diterima di kampung oleh masyarakat dan terutama keluarga terdekat. Intinya, ini menjadi modal bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan