LMND Kritik Program MBG di Palopo, Siswa Jadi Korban Makanan tak Layak
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Palopo memicu reaksi keras dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).
Ketua Komisariat LMND Kesehatan, Fatir, menilai program tersebut salah kelola dan menempatkan siswa sebagai konsumen pasif.
Menurut Fatir, masalah ini bukan sekadar persoalan teknis penyajian makanan, melainkan berakar pada relasi produksi yang timpang.
“Program ini membuat rakyat, khususnya siswa, hanya ditempatkan sebagai konsumen pasif. Mereka menerima makanan apa adanya, bahkan ketika tidak layak,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (02/10/2025)
Fatir menambahkan, fenomena ini mencerminkan alienasi, di mana masyarakat tidak dilibatkan dalam proses produksi maupun pengawasan distribusi makanan.
“Logika yang dipakai lebih pada birokrasi proyek ketimbang kebutuhan riil rakyat. Selama alat produksi pangan tetap dikuasai segelintir pihak, program sebesar apa pun akan mudah salah kelola,” tegasnya.
LMND berpendapat bahwa MBG akan lebih bermakna jika petani, peternak, dan masyarakat lokal dilibatkan dalam rantai produksi hingga distribusi.
Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi proyek populis, tetapi juga langkah nyata menuju kemandirian pangan rakyat.
“Sesuai dengan cita-cita Soekarno saat peletakan batu pertama di Institut Pertanian Bogor”pungkasnya.(Andri)





Tinggalkan Balasan