Dihadiri Langsung Wali Kota, Dinsos Palopo Salurkan Bantuan ke SLB dan Panti Asuhan
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Nergeri 1 dan Panti Asuhan Nur Ilahi di Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara. Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan dari Dinas Sosial Palopo kepada pihak sekolah.
“Semoga Pemkot (Palopo), bisa lebih memaksimalkan untuk kedepannya,” ujar Hj. Naili Trisal, Senin (22/9/2025).
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Dinsos Palopo, Megawati, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program rutin yang dijalankan pihaknya. Menurutnya, program ini menyasar lembaga-lembaga sosial termasuk SLB.
“Salah satu kegiatan Dinas Sosial yaitu pemberian bantuan ke masing-masing Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS),” kata Megawati.
Lebih lanjut Megawati memaparkan jumlah LKS yang terdata di Palopo serta besaran dana yang diberikan. Ia menegaskan penyaluran dilakukan merata sesuai alokasi anggaran pemerintah.
“Di Palopo ini kan ada 12 LKS dan kami ke depannya akan membagikan sesuai dengan anggaran yang kami sediakan. Anggarannya itu yang diberikan pemerintah senilai Rp2.500.000 per LKS,” katanya.
Ia juga menuturkan bentuk bantuan yang disalurkan bukan berupa uang tunai, melainkan barang dan makanan. Hal itu disesuaikan dengan proposal yang masuk dari lembaga penerima.
“Bantuan itu berupa barang dan makanan sesuai dengan proposal yang mereka ajukan. Jadi kami sesuaikan saja dengan proposal yang masuk dan menyesuaikan hingga Rp2.500.000,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pihaknya tetap berpegang pada proposal yang diajukan. Hal ini karena penerima bantuan bukan hanya sekolah, melainkan juga panti asuhan.
“Sesuai yang saya bilang tadi, kami memberikan bantuan sesuai dengan proposal yang mereka ajukan. Ini kan lembaga, ada panti asuhannya juga,” terangnya.
Lebih jauh, Megawati menjelaskan soal rencana program ke depan. Ia mengakui untuk tahun ini belum ada alokasi khusus bantuan pendidikan. Kendati begitu, hal tersebut memungkinkan untuk dibahas pada periode berikutnya. Ia juga menyebut program bantuan semacam ini sudah berjalan rutin.
“Kalau untuk tahun ini kami belum programkan, kemungkinan di tahun depan ya seperti apa kami menyesuaikan saja dengan anggaran yang ada. Untuk bantuan seperti ini kami sudah dua tahun berjalan dan diadakan sekali setahun,” tandasnya. (Chia).





Tinggalkan Balasan