Wali Kota Tak Hadir, Sejumlah Anggota DPRD Palopo Pilih Walk Out dari Paripurna Pembahasan RPJMD
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Sejumlah Anggota DPRD Kota Palopo, memilih walk out dari rapat paripurna penyerahan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal tersebut dilakukan lantaran Wali Kota Palopo, Hj. Naili, tidak hadir dalam rapat paripurna dan hanya mengutus Wakil Wali Kota, Akhmad Syarifuddin.
Aris Munandar dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang juga Ketua Komisi A DPRD Palopo, menjadi salah satu anggota dewan yang memilih walk out dari rapat paripurna tersebut.
“Saya kira jelas kenapa saya tadi melakukan walk out pada paripurna penyerahan rancangan awal RPJMD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, DPRD dan kepala daerah adalah mitra yang setara,” kata Aris Munandar, Kamis (18/9/2025).
Ia menjelaskan, aturan mengenai RPJMD juga tercantum dalam Pasal 49 Permendagri 86 Tahun 2017. Pada ayat 1 disebutkan, Bappeda mengusulkan rancangan awal RPJMD kepala daerah untuk mendapatkan persetujuan agar dibahas bersama DPRD.
“Pada ayat 5 dijelaskan juga bahwa rancangan awal RPJMD ini pada saat dibahas akan mendapatkan nota kesepakatan. Nota tersebut ditandatangani oleh Ketua DPRD bersama dengan kepala daerah,” jelasnya.
Karena itu, Aris menilai kehadiran kepala daerah dalam paripurna sangat penting, terlebih pada tahap penyerahan awal RPJMD yang menjadi dasar penyusunan arah pembangunan lima tahun ke depan. Ketidakhadiran wali kota dianggap mengurangi esensi dan wibawa forum paripurna tersebut.
Selain Aris Munandar, aksi walk out juga diikuti tiga fraksi lainnya yakni PDI Perjuangan, Golkar, dan NasDem. Mereka kompak meninggalkan ruang sidang sebagai bentuk protes atas absennya Wali Kota.
“Tentu berdasarkan aturan ini sangat disayangkan apabila kepala daerah tidak dapat hadir secara langsung pada penyerahan awal RPJMD,” imbuhnya.





Tinggalkan Balasan