RS Regional Luwu Ditarget Rampung 2026, Jalan ruas Bua hingga Torut Dikebut
LUWU RAYA, INDEKSMEDIA.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Rusli Sunali, menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur di wilayah Luwu Raya. Hal ini sekaligus menepis isu yang berkembang belakangan terkait minimnya proyek infrastruktur di kawasan yang meliputi tiga kabupaten dan satu kota tersebut.
Rusli yang juga mantan Ketua DPRD Luwu itu menuturkan, sejumlah proyek strategis baik dengan skema anggaran multiyears maupun single years kini tengah berjalan dan akan menjadi prioritas hingga tahun 2026. Menurutnya, pembangunan tersebut difokuskan pada sektor kesehatan, irigasi, serta perbaikan jalan untuk menunjang pelayanan publik.
“Untuk anggaran multiyears ada di Dinas Kesehatan, yakni pembangunan rumah sakit regional sebesar Rp250 miliar. Selain itu, di PSDA juga ada anggaran multiyears untuk pembangunan saluran irigasi. Sedangkan pembangunan jalan di PU tidak menggunakan multiyears, tetapi single years,” kata Rusli saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025).
Anggota DPRD Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) Luwu Raya ini menyebut pembangunan Rumah Sakit Umum Regional di Luwu telah mulai dikerjakan tahun ini melalui Dana Instruksi Presiden (DID) dan ditargetkan rampung secara fisik pada 2026. Untuk mendukung akses menuju rumah sakit tersebut, pemerintah daerah menyiapkan anggaran Rp23 miliar untuk pembangunan jalan ruas Bua hingga batas Toraja Utara (Torut).
Selain itu, jalan ruas Sabbang–Tallang dan ruas Tallang–Sae di Kabupaten Luwu Utara juga akan mendapat alokasi Rp17 miliar pada 2026. “Kami juga dorong pembangunan jalan yang menunjang pelayanan publik, termasuk akses menuju rumah sakit regional. Hal ini agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan,” jelas Rusli.
Tak hanya itu, proyek rekonstruksi jalan ruas batas Kabupaten Luwu hingga Latuppa, Kota Palopo, juga masuk perencanaan dengan alokasi anggaran Rp13 miliar pada 2026.
Ema





Tinggalkan Balasan