Sempat Dinyatakan DPO, Keluarga Mantan Kades Rante Balla Bantah Tudingan Penangkapan

Gie
Foto Eks Kades Rante Balla, Etik Polobuntu (Dok. Ist)

LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Keluarga mantan Kepala Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Luwu, Etik, angkat suara menanggapi kabar yang menyebut Etik ditangkap polisi.

Dewi, saudari dari Etik, membantah keras narasi tersebut dan menegaskan bahwa Etik datang secara sukarela ke Polres Luwu. Ia menuturkan bahwa Etik memang sejak awal berada di Makassar untuk menjalani pengobatan jantung dan bukan dalam pelarian seperti yang dispekulasikan.

“Kami bersama-sama dari Makassar ke Belopa. Tapi tidak ada penangkapan seperti yang diberitakan,” ujar Dewi, Rabu (30/7/2025).

Dewi mengungkapkan, Etik sempat dirawat di RS Pendidikan Makassar sejak 13 Juni. Namun karena kondisi tidak membaik, Etik dirujuk ke Heartology Cardiovascular Hospital di Jakarta pada 26 Juni.

“Kondisinya sempat memburuk, makanya kami putuskan untuk ke Jakarta. Bahkan saya secara aktif mengirimkan foto-foto kondisi Etik kepada pihak Tipidkor,” jelas Dewi.

Pihak keluarga pun merasa kaget saat mengetahui Etik ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Padahal saat itu, Etik masih dalam masa perawatan intensif di Jakarta.

Sebagai bentuk transparansi, Dewi menunjukkan surat keterangan medis dari Heartology Cardiovascular Hospital bernomor 023/SKS/VII/HRT/2025, yang ditandatangani oleh dr. Andrianus Kosasih, SpJP. Dalam surat tersebut, Etik direkomendasikan untuk beristirahat total hingga tindakan lanjutan pada 8 Agustus 2025.

Etik juga sempat dirawat di RS Primaya pada 14 Juli karena sesak napas, dan kembali ke Heartology pada 25 Juli selama dua hari. Meski kondisi belum stabil, Etik tetap memilih kembali ke Luwu setelah mendapat kabar bahwa berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap.

“Kami ingin menyelesaikan semua ini dengan baik, namun kami minta pihak Tipidkor juga harus profesional,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!