Dinsos Palopo Laporkan Realisasi Anggaran Hampir 50 Persen, Fokus Rumah Singgah dan Sekolah Rakyat
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palopo memaparkan capaian program dan serapan anggaran di hadapan Komisi A DPRD dalam rapat kerja yang digelar di ruang Musyawarah.
Kepala Dinas Sosial Palopo, Zulkifli, menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun, realisasi anggaran sudah mendekati 50 persen. Ia memastikan pihaknya akan memaksimalkan kinerja agar penggunaan anggaran bisa menyentuh angka 100 persen hingga akhir tahun.
“Realisasi anggaran itu kurang lebih hampir 50 persen yah. Tentu kita akan berupaya melaksanakan itu sampai 100 persen,” kata Zulkifli, Selasa (22/7/2025).
Beberapa program strategis juga ikut dipaparkan, salah satunya Sekolah Rakyat, yang ditujukan bagi anak-anak pra sejahtera yang tak mampu mengakses pendidikan formal.
“Sekolah rakyat ini difokuskan untuk anak-anak yang pra sejahtera, yang tidak bisa merasakan pendidikan. Kita upayakan ini bisa kita realisasikan penuh tahun depan,” jelasnya.
Zulkifli juga menyampaikan progres bantuan atensi untuk kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Tahun ini, sebanyak 180 orang menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta per orang.
“Bantuan itu diberikan kepada mereka untuk dipakai berbelanja,” katanya.
Fokus lainnya adalah penyediaan rumah singgah untuk menampung orang terlantar dan anak jalanan. Zulkifli menyebut, fasilitas fisik rumah singgah sudah tersedia, namun masih belum dapat difungsikan maksimal karena terkendala anggaran operasional.
“Rumahnya sudah ada, tapi harus ada perabotnya dan kasurnya. Kita sudah dikasi lampu hijau oleh pimpinan DPRD, tapi memang harus diperbaiki dulu karena belum lengkap,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti distribusi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah tersalur kepada 7.353 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta program bantuan untuk anak yatim piatu sebanyak 250 anak dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan.
“Sudah diterima 7.353 per KPM. Ini sudah tersalur dan akan terus kita pantau,” tambahnya.
Zulkifli menambahkan, Dinsos terus berupaya mengoptimalkan penanganan orang terlantar dengan dukungan lintas sektor, seperti Baznas, rumah sakit, dan OPD lain.
“Mayat terlantar kemarin untuk tahun ini sudah ada 3 loh. Langsung teman-teman Tagana melakukan penguburan,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan