Kasus Stunting di Sendana Palopo Tersisa 5, DBD Mulai Mengintai

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Kepala Puskesmas Sendana, Wahidin Rusli, melaporkan perkembangan terkini terkait dua isu kesehatan utama di wilayahnya “Stunting dan Demam Berdarah Dengue (DBD)”. Menurutnya, jumlah kasus stunting di Sendana saat ini tinggal lima kasus aktif.

“Di Sendana, untuk kasus stunting tersisa 5,” kata Wahidin, Selasa (16/7/2025).

Ia menyebutkan, khusus di Kelurahan Purangi, pihaknya mencatat sudah tidak ada lagi kasus stunting. Hal ini dinilai sebagai pencapaian positif yang harus dipertahankan.

“Alhamdulillah, di Kelurahan Purangi untuk kasus stunting ini 0 kasus. Kami berharap Purangi bisa mempertahankan ini, jangan sampai pecah telor,” ujarnya.

Namun, di tengah capaian tersebut, Wahidin juga mengingatkan masyarakat soal ancaman penyakit DBD yang mulai muncul di musim hujan. Pihaknya mencatat sudah ada beberapa warga yang terinfeksi.

“Untuk DBD saat ini sudah ada 3 kasus. Jadi perlu kami ingatkan, kasus demam berdarah ini merupakan penyakit berbahaya,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, ia meminta masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat, mengingat musim hujan meningkatkan risiko berkembangnya nyamuk pembawa virus.

“Kami imbau agar masyarakat tetap menjaga pola sehat, apalagi di musim penghujan ini rawan penyakit, khususnya demam berdarah,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!