BNN Palopo Gelar Bimbingan Teknis Petugas Intervensi Berbasis Masyarakat

Bimbingan Teknis (Bimtek) BNN Palopo bagi Petugas Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) (Foto: Nurema Kasim).

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Petugas Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat BNN Palopo pada Selasa (24/6/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut, puluhan peserta yang terdiri dari perwakilan tokoh masyarakat, kader anti narkoba, serta petugas dari lingkungan kelurahan dan kecamatan

Bimtek tersebut bertujuan untuk memperkuat peran petugas IBM dalam melakukan deteksi dini, pendampingan, hingga intervensi awal terhadap penyalahguna narkoba di wilayahnya masing-masing.

Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Herman, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membangun sistem penanganan yang lebih responsif dan dekat dengan masyarakat.

“Tujuannya bagaimana menetralkan, sebenarnya, para penyalahguna atau pengguna narkoba, sehingga petugas-petugas ini bisa menjadi perpanjangan tangan dari Badan Narkotika Nasional di Kota Palopo. Mereka diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara langsung, melakukan skrining awal terhadap penyalahguna, dan tetap berkoordinasi dengan pihak BNN dalam menangani kasus-kasus yang ada di wilayahnya,” ujar Herman.


Baca juga: Cegah Narkoba Lewat Usaha Kreatif, BNN Latih Warga Salotellue Buat Teri Kriuk


Dalam Bimtek tersebut, para peserta mendapatkan materi tentang konsep dasar intervensi berbasis masyarakat, teknik konseling singkat, manajemen kasus, serta simulasi praktik lapangan.

Narasumber berasal dari tim rehabilitasi BNN, psikolog, serta praktisi pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi antar pemangku kepentingan lokal dalam membangun sistem dukungan yang berkelanjutan bagi pemulihan para penyalahguna narkoba, terutama yang belum sampai pada tahap ketergantungan berat.

Dengan adanya Bimtek ini, Herman berharap Petugas IBM mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Harapannya tentu secara umum Kota Palopo ini zero dari narkoba,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!