Pemilar Tana Lili Gelar Dialog Pemilu Damai Menuju Masyarakat Demokratis
Indeksmedia — Di era demokrasi, pemilihan umum (pemilu) menjadi salah satu pilar penting guna menjaga stabilitas politik dan memastikan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik.
Namun, untuk memastikan pemilu yang adil dan demokratis, diperlukan deklarasi pemilu damai yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Persatuan Mahasiswa Luwu Utara (Pemilar Lutra) Komisariat Tanah Lili, sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang peduli demokrasi, telah menginisiasi deklarasi pemilu damai ini.
Ketua Komisariat Pemilar Tana Lili Beno Setiawan mengungkapkan, deklarasi ini bertujuan menciptakan suasana kondusif dan menghindari konflik selama proses pemilihan umum.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami di lembaga kemahasiswaan merespon pesta demokrasi dalam hal ini pemilu di tanggal 14 Februari nanti,” ucap Beno sapaan akrabnya.
“Deklarasi pemilu damai ini juga melibatkan masyarakat secara luas. Ini sebagai salah satu upaya sosialisasi dan pendidikan politik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu,” sambungnya.
Melalui deklarasi ini, pihaknya beserta segenap masyarakat berkomitmen mendukung pemilu yang bebas dari kekerasan, intimidasi, dan penipuan.
Ditambahkan Beno, setidaknya masyarakat diberi pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu dan bagaimana mereka berperan aktif dalam proses tersebut.
“Dengan dialog demokrasi ini, kita berharap masyarakat sadar betapa pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang berdasar kemanusiaan, keadilan dan kesetaraan tanpa ada diskriminasi mau pun perpecahan antar golongan masyarakat yang mungkin berbeda pilihan menentukan calon-calon pemimpin kita,” tutupnya.
Diketahui, dialog bertajuk “Deklarasi Pemilu Damai Menuju Masyarakat Demokratis” ini berlangsung di BLK Tanah Lili, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (11/2).
Turut hadir sebagai narasumber A.Suriyanti selaku Camat Tana Lili dan Demisioner Bawaslu Lutra, Ibrahim Umar. (*)





Tinggalkan Balasan