Debat PSU Pilkada Palopo, Tiga Kandidat Paparkan Gagasan dan Komitmen Bangun Kota
PQLOPO,INDEKSMEDIA.ID – Debat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sulsel, menjadi ajang penyampaian visi dan misi dari tiga kandidat. Dalam forum tersebut, masing-masing calon menyampaikan pandangan dan komitmennya dalam membawa Kota Palopo ke arah yang lebih baik.
Farid Kasim membuka penyampaian visinya dengan menekankan bahwa pencalonannya bukan semata-mata untuk meraih kekuasaan, melainkan sebagai bentuk harapan bagi masa depan Kota Palopo.
“Hari ini kami hadir bukan sekedar sebagai kandidat tapi kami hadir untuk harapan kota palopo yang berkelanjutan,” kata Farid Kasim, Sabtu (17/5/2025).
Ia menegaskan pentingnya pelibatan seluruh masyarakat dalam proses pembangunan kota. Menurutnya, partisipasi aktif warga merupakan hak yang harus dijamin oleh pemerintah.
“Bagaimana setiap warga bisa dilibatkan masyarakat dalam setiap pembangunan Kota Palopo adalah hak seluruh warga,” katanya.
Farid juga menyoroti nilai-nilai budaya lokal yang dijadikan dasar dalam menyusun program kerja ke depan. Ia mengedepankan prinsip kearifan lokal sebagai pijakan dalam menjalankan pemerintahan.
“Dalam menjunjung tinggi program itu kami mengedepankan prinsip sepakainge, sipakalebbi dan si pakatau,” tegasnya.
Sementara itu, calon lain, Rahmat Masri Bandaso (RMB), mengungkapkan pentingnya kolaborasi antarwarga dan pemerintah dalam membangun kota. Ia menekankan bahwa Palopo adalah milik bersama dan harus dijaga serta dikembangkan oleh semua pihak.
“Kota Palopo adalah kota milik kita bersama. Melibatkan seluruh elemen masyarakat adalah harapan bagi kami membangun kota Palopo ke arah yang lebih baik Kami akan menjadikan Palopo menjadi kota yang lebih maju,” kata RMB.
RMB juga menargetkan Palopo sebagai kota yang nyaman untuk dihuni, dengan pembangunan yang merata di berbagai sektor penting. Ia menyebut pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai fokus utama yang akan dibenahi jika terpilih.
“Kota Palopo akan menjadi kota yang layak huni untuk kedepannya Kota palopo harus maju dalam bidang pendidikannya, kesehatan dan infrastruktur yang memadai,” jelasnya.
Naili Trisal, kandidat berikutnya, menyoroti kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait daya beli yang masih rendah. Ia menyebutkan bahwa permasalahan ini harus segera diatasi dengan pendekatan yang berpihak kepada rakyat.
“Di Kota Palopo masih banyak masyarakat yang mengeluhkan daya beli,” ujar Naili Trisal.
Lebih lanjut, Naili menawarkan konsep “Palopo Baru” sebagai jawaban atas tuntutan perubahan yang diinginkan masyarakat. Ia bersama pasangannya, Akhmad, mengusung program-program yang diklaim pro-rakyat dan mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan yang ada.
“Kedepan kita harus menghadirkan perubahan, inilah Palopo Baru. Naili-Akhmad hadir untuk perubahan dengan berbagai program yang pro terhadap kepentingan rakyat,” imbuhnya.





Tinggalkan Balasan