Sema Fisip Unanda Datangi Polres Palopo, Desak Tangkap Pelaku Penganiayaan

MASSA SEMA Fisip Unanda ketika geruduk Mapolres Palopo, Rabu (14/05/2025) sore tadi.

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID-Puluhan massa, Senat Mahasiswa Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Sema Fisip) Universitas Andi Djemma (Unanda), mendatangi Polres Palopo, Rabu (14/05/2025).

Kedatangan mereka tidak lain mendesak Polres Palopo menangkap pelaku penganiayaan terhadap Muh Rivaldi (Korban).

Menurut Jendral Lapangan (Jendrlap) Akbar, aksi tersebut adalah bentuk kekecewaan terhadap pihak kepolisian yang dinilai lambat menangani kasus pelaku yang juga oknum mahasiswa unanda fakultas Hukum inisial AL.

“Sudah hampir seminggu pelaporan yang kami ajukan, sampai saat ini pelaku belum juga diamankan, pelaku masi berkeliaran, copot kasat reskrim, ” teriak Akbar.

Menanggapi itu, Kanit Pidum, Ipda Hewitd, saat menemui para pendemo, menyampaikan, pihak kepolisian, tidak ada istilah bermain perkara, apalagi kasus penganiayaan.

“Inikan perkara sudah masuk, ada namanya mekanisme, “ucapanya.

“Kasus ini masih serangkaian penyelidikan, kita juga sudah ketemu dengan korban, maka dari itu beri kami waktu dan ruang untuk proses kasus ini,” jelasnya.

Disela-sela pertemuan, salah satu pengunjuk rasa mempertanyakan kejelsan kapan pelaku diamankan. Sebab korban saat ini mengalami rasa trauma, namun pertnyaan itu tidak mendapatkan titik terang dari pihak kepolisian hingga para pendemo bubarkan diri dan mengancam akan melanjutkan aksi demo besar-besaran.

Korban, Muh Rivaldi, saat ditemui menceritakan kejadian penganiayaan tersebut.

“Sabtu, 10 Mei 2025, dini hari di kampus, pelaku (AL) diduga habis cekok miras, panggil saya, siniko dulu, melawanko he melawanko, kubilang tidak kak, setelah itu saya disuruh lagi masuk, tapi saya di panggil keluar lagi, saya bilang belajarka kak, disitumi dekat tangga saya di piting leherku (rangkulan cekik di leher) dan na patte mulutku’ (petikan jari ke arah mulut korban),” ucap Rivaldi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!