Pengaspalan di Tombang Luwu Disoal, Dinilai tak Sesuai Juknis

WALMAS,INDEKSMEDIA.ID – Proyek pengaspalan di Desa Tombang, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, menuai kritik dari masyarakat.

Betapa tidak, proyek yang yang dikerjakan CV Bintang Mahalona dengan 150 hari kerja tersebut diduga tidak sesuai petunjuk teknis (juknis).

Tertera di papan proyek, ruas Tombang+Batusitanduk, sedang realisasi di lapangan ruas Tombang-Batu Buaja.

Ruas dan panjang pengaspalan 400 meter juga dipertanyakan masyarakat.

Camat Walenrang, Ikram Raming yang dikonfirmasi membenarkan perihal adanya pengaspalan di lokasi yang dimaksud.

“Saya juga sudah dapat informasi perihal yang di soalkan masyarakat. Kritik itu kita butuhkan sebagai koreksi untuk membangun, terkait dengan informasi ini kami akan tindak lanjuti,” kata Ikram, Rabu (05/08/2026).
mengatakan pengaspalan

Terpisah, Kadis PU Kabupaten Luwu, Iksan Asa’ad, mengatakan konsep pengusulan jalan dibuat dan dirancang dengan sistem koridor sehingga memungkinkan beberapa ruas jalan dapat dikerjakan.

Dari awal pengusulan tahun 2025 sebagai salah satu program kegiatan prioritas tahun berjalan maka koridor Tombang menjadi salah satu prioritas.

“Diletakkan di ruas yang ada sekarang karena terkait penunjang aksesibilitas sekolah yang ada disana. Seandainya anggaran besar dan tidak ada kenaikan harga aspal maka kita bisa cover ruas lain pada koridor tersebut,” tutur Iksan, menyikapi.

Semua ruas dalam koridor Tombang, sambung dia disurvei, tetapi dalam pelaksanaannya menyesuaikan pagu.

Pemilihan pada lokasi tersebut karena konekvitas dan aksesibilitas sarana sekolah.

“Ruas Batusitanduk-Tombang kan panjang apalagi kalo bicara koridor.
Tapi kita bicara urgensi karena ada sekolah yang jika tidak bagus aksesnya maka dikhawatirkan akan ditinggalkan siswanya. Konsultannya CV Bintang Mahalona dengan 150 hari kerja,” jelas Iksan tanpa menyebut anggaran proyek saat ditanya wartawan.

Sekedar diketahui, pengaspalan di lokasi yang dimaksud telah viral di media sosial lewat akun facebook Kejadian Desa Tombang dan Info Kejadian Luwu.

Berbagai komentar netizen masuk dengan kalimat yang berbeda-beda.

Pemerintah Kabupaten Luwu diharapkan mampu menjawab keluh kesah yang dipertanyakan warga terkait pekerjaan tersebut.

Sebab, pemerintah desa setempat dalam hal ini Kades Tombang menjadi sasaran utama netizen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!