Jalan Poros Desa Bukit Sutra Luwu Rusak Parah, Warga Mengeluh di Medsos
LUWU, INDEKSMEDIA.ID -Warga Desa Bukit Sutra, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang yang dinilai membahayakan pengendara.
Keluhan tersebut mencuat melalui unggahan akun Facebook bernama Lai Katurrung Zhara pada Rabu (8/4/2026).
Dalam postingannya, ia menggambarkan kondisi jalan poros di Dusun Belo, Desa Bukit Sutra yang rusak parah, dipenuhi lubang serta bebatuan.
“Kondisi jalan di sini rusak parah. Kasihan warga yang melintas, sampai sakit punggung belakang karena jalan berlubang,” ungkapnya dalam postingan.
Ia menjelaskan, jalan yang merupakan akses utama Desa Binturu dan Desa Bukit Sutra, kerap dilalui kendaraan warga yang melintas. Namun, kondisinya semakin memburuk, terutama saat musim hujan.
Menurutnya, jalan tersebut sebelumnya pernah diperbaiki dengan rabat beton. Namun karena sering dilalui kendaraan, dalam waktu sekitar satu sampai dua tahun kondisinya kembali rusak.
“Kalau hujan, jalan jadi licin karena bekas rabat beton. Yang saya video ini belum terlalu parah tapi yang kebawah sudah rusak, kami khawatir warga bisa terjatuh saat melintas,” ujarnya.
Kondisi ini juga berdampak pada aktivitas warga. Perjalanan menuju pasar kecamatan maupun ke desa tetangga menjadi lebih lama dan sulit ditempuh.
“Perjalanan ke pasar dan ke Desa Komba memakan waktu hingga satu jam. Ini sangat menghambat aktivitas warga,” tambahnya.
Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Luwu, khususnya Bupati, segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut agar dapat segera diperbaiki.
“Mudah-mudahan postingan ini dilihat Bupati Luwu dan segera memperbaiki jalan dengan aspal, supaya warga bisa melintas dengan aman dan nyaman,” harapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Sekertaris Desa Bukit Sutra, Budiman menjelaskan bahwa jalan tersebut sudah pernah ingin dikerjakan namun karena ditengah efisiensi anggaran pengaspalan tersebut ditunda.
“Terkait jalan poros desa ini sudah pernah kami usulkan tahun lalu dan sudah diukur, rencananya akan di kerjakan pengaspalan jalan namun alasan efisiensi anggaran jadi tidak di kerja,” jelasnya.(*)




Tinggalkan Balasan