Disdikpora dan PSSI Palopo Sesalkan Oknum Kuasai Lapangan Gaspa
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Setelah terkena sorotan atas pengerjaannya, kini kabar tak sedap kembali hinggap di Lapangan Gaspa Kota Palopo.
Lapangan kebanggaan masyarakat Kota Palopo itu, dikabarkan ada oknum tertentu yang menguasai pemakaiannya.
Itu terungkap ketika salah satu tim sepak bola dari Kecamatan Mungkajang yang ingin memakai lapangan tersebut namun dilarang oleh oknum tersebut.
Persoalan itupun langsung disikapi Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palopo, Sainal Sahid.
Tidak hanya itu, Ketua PSSI Palopo, Taming Somba, ikut angkat bicara dan menyesalkan adanya tindakan oknum yang mengatasnamakan pengurus PSSI Palopo yang melarang sekelompok atlet sepak bola menggunakan Lapangan Gaspa.
Sebelumnya pada Selasa (31/3/2026), para atlet tersebut hanya bisa gigit jari. Meski telah datang dengan mengacu pada jadwal resmi yang disusun pemerintah, mereka justru dilarang menggunakan fasilitas lapangan.
“Seperti dengan keputusan yang sudah kita keluarkan terkait penjadwalan, harus diikuti dan dipatuhi oleh semua pengguna Lapangan Gaspa. Tidak ada lagi klaim dari pihak tertentu. Jadwal yang kami keluarkan dibuat secara adil, terbuka untuk umum, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun kelompok klub sepak bola. Kami juga mengharapkan semua pihak menjaga kebersihan lapangan, dan jadwal yang sudah ditetapkan wajib diikuti,” kata Kadisdikpora Palopo, Sainal Sahid, Rabu (01/04/2026).
Sementara itu, Taming Somba menegaskan sikapnya terkait insiden tersebut.
“Saya secara kelembagaan dan sebagai Ketua PSSI Palopo sangat menyesalkan hal yang terjadi. Kami sudah memiliki jadwal yang jelas dan berusaha memberikan ruang bagi semua tim untuk memanfaatkan lapangan. Jika ada yang menyebutkan nama PSSI terkait tindakan tersebut, saya tegaskan bahwa itu adalah oknum dan bukan bagian dari organisasi kami. Saya tidak ingin hal serupa terulang kembali,” tegas Ketua Komisi C DPRD Palopo.
Taming juga menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Disdikpora sudah menyusun jadwal yang lebih terstruktur.
“Kita berharap ke Disdikpora menyebarkan informasi jadwal hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga semua tahu kapan klub tertentu menggunakan lapangan agar tidak ada saling mengganggu,” tegasnya.(Andri)




Tinggalkan Balasan