Perampokan BRI Link di Desa Lalong Luwu, Penjaga Tewas Dibunuh
LUWU, INDEKSMEDIA.ID – Ririn (31), penjaga kios BRI Link di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, tewas dalam aksi perampokan yang terjadi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tempat kerjanya dengan luka parah di bagian kepala.
Peristiwa tragis itu pertama kali mencuat setelah sebuah rekaman video warga pada Rabu (18/2) siang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pria yang berada di sekitar lokasi kejadian menyampaikan informasi awal terkait insiden yang baru saja terjadi.
“Terjadi perampokan di desa lalong. Ini BRI link tadi dirampok dan penjaganya dibunuh,” ucap warga dalam rekaman video tersebut.
Dalam lanjutan keterangannya, warga tersebut juga menjelaskan waktu kejadian serta kondisi saat korban ditemukan. Ia menyebut peristiwa itu terjadi pada siang hari dan pelaku belum diketahui identitasnya.
“Tadi siang kejadiannya dan tidak ditau itu pelakunya. Nanti didapat orang setelah meninggal mi,” lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ririn merupakan warga Lingkungan Pusung, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara. Saat kejadian, korban diduga tengah berjaga seorang diri di kios tersebut.
Peristiwa yang terjadi di sekitar area depan lapangan Desa Lalong itu sontak menggemparkan warga. Pasalnya, aksi pelaku terjadi di siang bolong saat aktivitas masyarakat masih berlangsung.
Salah seorang saksi mata, Reisa, mengaku sempat mendengar suara mencurigakan dari arah kios sekitar pukul 14.00 Wita. Ia kemudian berinisiatif keluar untuk memastikan sumber suara tersebut.
“Saya sedang berada di dalam warung, tiba-tiba terdengar suara seperti orang kesakitan. Saya langsung keluar dan melihat seorang laki-laki keluar dari pintu belakang BRI Link,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Walenrang, AKP Abd. Azis, membenarkan adanya peristiwa pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal para saksi yang telah dimintai keterangan, korban pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara mencurigakan dari arah kios.
“Berdasarkan keterangan saksi kepada kami, ia mendengar suara kesakitan dari arah BRI-Link. Ketika keluar rumah, saksi melihat seorang laki-laki tidak dikenal keluar dari pintu belakang kios,” ucapnya.
Lebih lanjut, Abd. Azis mengungkapkan bahwa dari hasil keterangan saksi, pelaku diduga berusia sekitar 30 tahun. Saat kejadian, pelaku disebut mengenakan jaket atau sweter warna biru pudar dan celana pendek sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
“Pelaku juga membawa sebuah brankas berwarna biru dan sebuah palu yang diduga digunakan untuk melakukan kekerasan terhadap korban,” ujar Abd. Azis.
Setelah pelaku kabur, saksi kemudian masuk ke dalam kios dan mendapati korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi berlumuran darah. Dugaan sementara, korban mengalami luka akibat hantaman benda tumpul.
“Korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan serta luka di bawah telinga kiri yang diduga akibat hantaman benda tumpul,” tuturnya.
Menurut Abd. Azis, pihak keluarga korban kemudian membawa korban ke rumah duka sekitar pukul 14.40 Wita menggunakan kendaraan pribadi. Selain menyebabkan korban meninggal dunia, pelaku juga membawa kabur brankas BRI Link yang berisi uang tunai.
“Selain mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku juga membawa kabur brankas BRI-Link yang berisi uang tunai. Untuk jumlah kerugian masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muh. Ibnu Robbani, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.




Tinggalkan Balasan