Perum Bulog dan Unanda Palopo Teken MoU Pengembangan Pangan Luwu Raya

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Perum Bulog Republik Indonesia dan Universitas Andi Djemma (Unanda) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) sekaligus kuliah umum bertema “Peran Strategis Bulog Menuju Swasembada Pangan” di Gedung Opu Daeng Risaju Palopo pada Senin (9/2/2026).

Acara dihadiri Wakil Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Dr. H. Marga Taufiq, Pincap Bulog Palopo, Maysius,  Rektor Unanda Annas Boceng, Setda Palopo Zulkifli, serta unsur TNI-Polri.

Rektor Annas Boceng menyampaikan bahwa pihaknya akan menyeleksi penelitian terkait pengembangan pangan di Luwu Raya.

“Luwu Raya merupakan lumbung pangan untuk Sulawesi Selatan dengan variasi pangan yang kaya, mulai dari beras, jagung, hingga sagu. Kami memiliki sekitar 20 desa binaan dan berharap Bulog dapat membantu dalam mengembangkan pangan guna mendukung cita-cita Indonesia sebagai swasembada pangan dunia pada 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq menjelaskan peran strategis lembaganya.

“Kedaulatan pangan menjadi penentu kemampuan bangsa dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan ketahanan nasional. Peran Bulog harus dipahami secara utuh, mulai dari produksi, penjaminan cadangan, hingga stabilisasi pasokan dan harga untuk melindungi kelompok rentan.” jelasnya.

“Kita punya tiga pilar, ketersediaan  Bulog mengelola cadangan sebesar 8-10 persen dari produksi nasional dan akan melakukan impor jika diperlukan. Keterjangkauan  semua lapisan masyarakat  bisa makan nasi, dan stabilitas melalui Program SPHP, kita cegah pihak tertentu menyembunyikan stok agar harga tidak melambung.” sambungan nya.

“Meskipun bentuknya berubah menjadi Perum akibat tekanan IMF pada tahun 2003, Bulog tetap hadir untuk menjamin pasokan pangan di daerah-daerah yang tidak menghasilkan padi, seperti di Maluku yang 100% pasokan berasnya berasal dari Surabaya dan Sulawesi,” tambahnya. (Andri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!