Ibu Korban Mengaku Diintimidasi Oknum Dosen
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum dosen UIN Palopo, inisial Prof ER, saat ini dalam proses hukum di Polres Palopo.
Kabar terbaru dari kasus tersebut dimana keluarga korban mengaku pihak kampus telah mengutus perwakilan Prof ER yang juga dosen untuk membujuk keluarga korban dengan dalih berdamai. Tidak hanya itu, keluarga korban juga mengaku telah diintimidasi dengan menyebut jika korban merupakan pemakai narkoba (sabu-sabu).
“Kami tidak terima, anak kami masih di Rumah Sakit mereka (utusan kampus) datang ke rumah dan sempat terjadi bersitegang dengan keluarga. Setelah itu, mereka mendatangi kami di Rumah Sakit dengan mengajak untuk berdamai. Kami masih terluka, bukannya baik-baik datang tanya kabar, malah langsung mengajak damai serta menyebut jika anak kami pemakai sabu-sabu,” kata Nurmiati ibu korban kepada Indeksmedia Jumat (06/02/2026).
Nurmiati menjelaskan, anaknya saat ini masih dilanda trauma serta depresi yang begitu hebat pasca kejadian yang menimpa dirinya.
“Sudah dua kali anak saya pingsan di tempat yang sama, kejadian awal diistirahatkan di samping tempat anak saya berjualan. Kejadian kedua, dibawa ke Ruko dan disitulah masalah ini muncul,” ucap Nurmiati dengan nada sedih.
Kasus tersebut saat ini sementara dalam proses penyelidikan Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Palopo.
Nurmiati berharap, penegak hukum bisa bekerja profesional tanpa ada interfensi dari pihak luar, agar pihak korban bisa mendapatkan keadilan yang hakiki.
“Kami hanya minta agar Bapak-bapak polisi bisa bekerja profesional serta tidak pandang bulu dalam menangani setiap kasus,” terangnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Syahrir, melalui Kanit PPA Polres Palopo, Ipda Dewi mengatakan kasus tersebut sementara dalam proses penyelidikan.
“Kita akan panggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan, lebih banyak saksi lebih bagus lagi,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan