Demo Tuntut DOB Luwu Raya di Walmas Luwu, 13 Pohon Tumbang dan Antrian Mengular Sampai ke Jemmir
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Aksi unjuk rasa menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya terus berlanjut di Walenrang Lamasi (Walmas) Kabupaten Luwu, Senin (26/01/2016).
Sejak hari pertama demo hingga hari ini, pendemo telah menumbangkan sebanyak 13 pohon pelindung.
Imbasnya, arus lalulintas dari dua macet total.
Pantauan Indeksmedia di lokasi demo, kendaraan roda dua maupun empat mulai dari Desa Lalong mengular hingga ke Jembatan Miring (Jemmir) batas Kota Palopo dan Walmas.
Untuk m minimalisir kemacetan serta tumpukan kendaraan di badan jalan, sebagian memilih berisitirahat di teras-teras rumah warga ada pula yang memilih jalur alternatif seperti kendaraan dari arah Selatan yang hendak ke Utara, memilih lewat akses Salutete Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, tembus di depan Polsek Walenrang.
“Iye, untung ada jalur alternatif meski menempuh waktu yang cukup lama untuk sampai ke poros utama, tapi setidaknya kami bisa pulang ke kampung di Utara,” kata Anto salah satu sopir mobil pribadi yang mengaku warga Luwu Utara (Lutra), ditemui disela-sela kemacetan tadi pagi.
Terpisah, Kapolsek Walenrang AKP Abdul Aziz SH yang dikonfirmasi membenarkan jika aksi unjuk rasa tuntut DOB Luwu Raya, hingga kini masih berlanjut.
Mantan Kapolsek Telluwanua itu menyebut sampai detik ini sudah 13 pohon ditumbangkan pendemo melintang di badan jalan.
“Informasi yang kami peroleh, bahwa hari ini sudah dibuka karena di daerah Utara seperti Baliase Lutra pendemo sudah membuka blokade. Insya Allah di Walmas pun demikian, semoga hari ini blokadenya sudah bisa dibuka,” terangnya.
Seraya menambahkan, personel Polsek Telluwanua, TNI dan warga telah menyiapkan peralatan seperti sengso (alat pemotong) mengantisipasi jika pendemo sudah menyatakan sikap untuk membubarkan diri dan mengizikan pembukaan akses maka kami dari aparat akan dibantu warga gotong royong memotong pohon yang tumbang.
“Setidaknya, bisa digerakkan dan ditarik ke pinggir aspal. Kalau hari ini aksesnya sudah dibuka, kami pastikan hari ini juga akses utama sudah bisa dilalui kendaraan,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan