Demo Tuntut DOB Luwu Raya, 9 SPBU di Palopo Tutup, Harga Bensin Botolan Tembus Rp25 Ribu

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Aksi demo menuntut pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya di Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) 2026, sepertinya menjadi berkah bagi para penjual bensin eceran (Botolan) di Kota Palopo.

Betapa tidak, pantauan Indeksmedia sejak 23 hingga 25 Januari 2026, ada sembilan Statisun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palopo dan sekitarnya tutup total.

Mulai dari batas Luwu (Belopa) di Larompong Selatan (Larsel) dan Kabupaten Wajo (Sengkang) serta Luwu Timur (Lutim) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) juga ditutup.

Imbasnya, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tak bisa dibendung. Moment tersebut dimanfaatkan penju bensin eceran yang ada di sepanjang jalan dengan mengenakan harga Rp25 ribu/botol.

“Tadinya hanya Rp13 ribu/botol, sejak hari pertama demo sampai sekarang sudah tembus Rp25 ribu/botol. Kalau ini terus berlangsung bisa-bisa kita bangkrut,” kata Imam salah satu warga Kota Palopo yang tinggal di Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur Kota Palopo, kepada Indeksmedia, Minggu (25/01/2016).

Sementara itu, Iksan penjual bensin eceran yang ditemui mengaku harga bensin botolan saat ini berfariasi.

“Kalau di Palopo mungkin Rp25 ribu/botol, tapi kalau di daerah Lutim kami dapat informasi sudah tembus Rp40 ribu/botol. Tapi kembali lagi, dengan pemandangan seperti ini, pemerintah pusat bisa segera memekarkan Luwu Raya menjadi DOB,” terang Iksan dengan senyum manis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!