Luwu Raya Lockdown Total 2 Hari, Tebang Pohon-Demo 4 Titik Demi Jadi Provinsi
LUWU RAYA, INDEKSMEDIA.ID – Momentum Hari Jadi Luwu ke 758 Tahun diwarnai dengan lockdown selama 2 hari untuk semua kabupaten dan kota di Luwu Raya. Tindakan lockdown tersebut dilakukan sebagai kritik kepada pemerintah pusat yang hingga saat ini belum menjadikan Luwu Raya sebagai provinsi.
Lockdown tersebut ditandai dengan penumbangan pohon di beberapa titik di jalan Trans Sulawesi. Serta warga melakukan demonstrasi penutupan jalan di 4 titik ditiap kabupaten/kota.
Akibat hal tersebut, jalan se Luwu Raya tidak dapat dilewati kecuali oleh mobil ambulans.
“Lockdown merupakan gerakan yang nyata, selama ini Luwu Raya adalah penyumbang terbesar ke pendapat ke Sulsel, namun dia juga selalu dianak tirikan,” ucap masaa aksi, Jumat (23/1/2026).
Akibat lockdown tersebut, akses penghubung antar provinsi di Sulawesi terputus. Massa menutuk jalan dengan kain hingga spanduk bertuluskan mekarkan Provinsi Luwu Raya.
“Sudah cukup selama ini kekayaan Luwu Raya hanya dijadikan kenikmatan untuk wilayah lain, pembangunan tak pernah ada,” tegasnya.
“Tak ada toleransi, bagaimanapun Provinsi Luwu Raya harus berdiri. Karena berharap ke Gubernur Sulsel saat ini adalah sesuatu yang tidak ada jelas,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan