Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu Apresiasi Sikap DPRD Palopo Dukung Pemekaran Luwu Raya

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Jenderal Lapangan (Jendlap) Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu, Rahmat Sharti, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Palopo atas sikap kelembagaan yang secara terbuka mendukung perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Palopo yang menemui serta berorasi bersama massa aksi di depan Kantor DPRD Palopo.

Rahmat menilai dukungan yang ditunjukkan DPRD Palopo merupakan bentuk keberpihakan politik yang jelas terhadap aspirasi masyarakat Tana Luwu. Menurutnya, sikap tersebut memberi energi baru bagi gerakan perjuangan pemekaran yang selama ini terus disuarakan oleh mahasiswa dan masyarakat.

“Beliau secara kelembagaan mendukung penuh gerakan yang kemudian kita lakukan yaitu pemekaran Provinsi Luwu Raya,” kata Rahmat, Senin (12/1/2026).

Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa sikap DPRD Palopo merupakan contoh ideal yang seharusnya ditunjukkan oleh para elit politik di wilayah Tana Luwu. Ia berharap dukungan serupa juga ditunjukkan secara terbuka oleh unsur eksekutif dan legislatif di daerah lain.

“Kami ingin sampaikan terkait tentang sikap yang semestinya dilakukan oleh para elit politik, yang seperti inilah yang kami tunggu dari pihak eksekutif dan legislatif se-Tana Luwu bagaimana kemudian menyatakan sikap secara bersama-sama menyuarakan perjuangan kita,” katanya.

Terkait rencana aksi lanjutan pada 23 Januari 2026, Rahmat memastikan bahwa aliansi tetap berkomitmen untuk turun ke jalan. Namun demikian, ia menyebut masih ada sejumlah hal internal yang perlu dibahas dan dimatangkan sebelum aksi tersebut dilaksanakan.

“Terkait tentang wacana aksi di 23 Januari 2026, kami dari aliansi tetap akan melakukan aksi di hari tersebut. Tetapi ada beberapa hal yang mesti kami bicarakan terlebih dahulu,” tambahnya.

Di sisi lain, Rahmat juga menyinggung ketidakhadiran Wali Kota Palopo dalam aksi yang digelar Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu. Ia mengaku pihaknya merasa kecewa karena kepala daerah tidak dapat membersamai massa aksi, meski alasan ketidakhadiran tersebut belum diketahui secara pasti.

“Tanggapan tidak hadirnya Wali Kota Palopo dalam aksi kami, tentunya kami kecewa. Kami tidak mengetahui betul apa yang menjadi alasan sehingga beliau tidak bisa membersamai kami,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!