GERMAPA Tegaskan Pemekaran Luwu Raya Bukan Janji Politik, Desak Moratorium Dicabut
PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Aksi unjuk rasa Aliansi Pemekaran Luwu Raya di Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, diwarnai pernyataan keras dari kalangan mahasiswa. Ketua Gerakan Mahasiswa Palopo (GERMAPA), Wira Yudha, menegaskan bahwa tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya bukan sekadar wacana politik, melainkan janji negara yang hingga kini belum direalisasikan.
“Pemekaran Provinsi Luwu Raya ini bukan isu baru dan bukan janji politik musiman. Ini adalah janji negara yang tercatat dalam sejarah dan sampai hari ini belum ditunaikan,” kata Wira dalam orasinya, Kamis (8/1/2026).
Ia menilai, moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah pusat menjadi salah satu penghambat utama terwujudnya aspirasi masyarakat Luwu Raya. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak lagi relevan dengan kondisi daerah yang membutuhkan percepatan pelayanan dan pemerataan pembangunan.
“Moratorium ini justru mematikan harapan daerah-daerah yang sudah siap secara administratif dan sosial. Luwu Raya adalah salah satu wilayah yang dirugikan oleh kebijakan tersebut,” katanya.
Wira juga menegaskan bahwa aksi yang digelar merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kepemimpinan negara yang dinilai gagal menghadirkan keadilan bagi wilayah Luwu Raya. Ia meminta masyarakat untuk tidak lagi terbuai oleh janji-janji yang tidak disertai komitmen nyata.
“Kami menyampaikan secara terbuka bahwa masyarakat harus lebih kritis. Jangan lagi percaya pada janji tanpa realisasi, karena faktanya aspirasi Luwu Raya selalu berhenti di meja kebijakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wira memastikan bahwa GERMAPA bersama elemen mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawal isu pemekaran Provinsi Luwu Raya hingga mendapatkan kepastian dari pemerintah pusat.
“Perjuangan ini tidak akan berhenti di satu aksi. Selama hak konstitusional masyarakat Luwu Raya belum dipenuhi, kami akan terus bergerak,” imbuhnya.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif, sementara arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi mengalami kemacetan panjang dari dua arah yang berlawanan.





Tinggalkan Balasan