Alfri Jamil: Rekomendasi Legislatif se-Luwu Raya kunci Pembentukan Provinsi Tana Luwu
PALOPO, INDEKSEMEDIA.ID — Anggota parlemen DPRD Palopo, Alfri Jamil, menegaskan pentingnya peran lembaga legislatif dalam mendorong terwujudnya pembentukan Provinsi Tana Luwu, baik melalui langkah teknis maupun dukungan politik nonteknis.
Alfri menyampaikan, keterlibatan dirinya bersama pimpinan dan anggota legislatif lainnya merupakan bentuk legitimasi politik dalam perjuangan pemekaran wilayah tersebut.
“Setidaknya saya dan teman-teman pimpinan di legislatif bisa ikut masuk dalam barisan perjuangan. Bagaimanapun posisi kami di parlemen, paling tidak kami memiliki legitimasi dukungan politik terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya, Kamis (8/1/2025).
Dari sisi teknis, Alfri menjelaskan bahwa lembaga legislatif daerah memiliki ruang untuk memberikan dukungan konkret, salah satunya dengan memasukkan poin dukungan pembentukan Provinsi Luwu Raya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Di parlemen, setidaknya kami bisa memasukkan salah satu poin dukungan di APBD sebagai wujud dukungan perjuangan Provinsi Luwu Raya. Ini menjadi bukti konkret yang tertulis, tercatat, dan menjadi bagian dari sejarah perjuangan Provinsi Luwu Raya,” jelasnya.
Menurut Alfri, perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya bukanlah hal baru. Aspirasi tersebut telah disuarakan sejumlah tokoh di Kota Palopo sejak tahun 2001 melalui LSM Tana Luwu (FORTAL), bersamaan dengan perjuangan pembentukan Kota Palopo dari kota administratif menjadi kota otonom.
Sejumlah tokoh yang terlibat dalam perjuangan awal tersebut antara lain almarhum Soenandar Latif, almarhum Harla Ratda, Baharman Supri, Alfri Jamil, Amang Usman, A. Cincing, Zirmayanto, dan Saenal Sibulo.
Selain dukungan teknis, Alfri juga menekankan pentingnya dukungan politik nonteknis, khususnya dalam menggalang dukungan di tingkat pusat.
“Jangan lupa ada hal nonteknis, yaitu dukungan politis ke Senayan. Itu juga merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya. Karena itu, peran anggota parlemen se-Tana Luwu sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Ia berharap ke depan dapat lahir rekomendasi resmi terbaru dari lembaga DPRD se-Luwu Raya yang dapat menjadi bahan dukungan politik bagi pemerintah pusat dan DPR RI.
“Rekomendasi legislatif se-Luwu Raya menjadi kunci sebagai bahan dukungan politis ke pemerintah pusat dan DPR RI,” pungkasnya. (EMA)





Tinggalkan Balasan