Sampah Menumpuk dan Bau di Mancani Palopo Ancam Kesehatan Mental
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Dulunya, kota bersih sekarang kotor dan jorok. Itulah kalimat yang saat ini ramai dilontarkan masyarakat, melihat sampah berserakan di kotanya (Palopo).
Selain di perkotaan, sampah sudah merambak hingga ke pelosok-pelosok Palopo, seperti kota ini tidak lagi terurus.
Di Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, hampir semua warga yang ada di kelurahan mengeluh tentang sampah. Salah satu yang paling parah, yakni Kelurahan Mancani. Sampah menumpuk dan mengeluarkan bau menyengat berakibat fatal bagi wabah penyakit, terutama insomnia (kecemasan dan kegelisahan).
“Sudah hampir dua bulan begini pak, sampah ditinggal menumpuk di depan rumah tidak diangkut, ini sangat rawan dengan penyakit bakteri, virus, dan vaktor penyakit (lalat, tikus, nyamuk) yang berkembang biak di sampah. Penyakit yang ditimbulkan bisa infeksi pencernaan (diare, disentri, tifus), gangguan pernapasan (asma, ISPA, pneumonia), penyakit kulit, dan bahkan masalah kesehatan mental (kecemasan, insomnia) akibat paparan polutan dan ketidaknyamanan lingkungan,” kata salah satu warga Mancani yang juga seorang perawat kepada indeksmedia, Rabu (07/01/2026).
Menurut wanita ini, di Mancani dan sekitarnya truk sampah sudah tidak beroperasi sejak pertengahan Desember 2025.
“Bukan cuma di tengah kota, tapi di wilayah kami juga yakni di Mancani, sudah lebih kurang dua bulan lamanya truk pengangkut sampah tidak masuk untuk mengambil sampah yang ada di depan rumah-rumah warga. Terlihat sampah sudah menggunung di depan rumah masing-masing warga bahkan sudah menimbulkan bau yang tidak sedap,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Lurah Mancani, Abdul Kadir, mengatakan keluhan warga terkait sampah segera ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo.
“Kami akan sampaikan ke DLH untug bersama-sama melakukan pengangkutan sampah seperti yang dikeluhkan warga,” tutup Abdul Kadir.





Tinggalkan Balasan