Mahasiswa Keluhkan Keterbatasan Buku di Perpustakaan Umum Palopo, Ini Jawaban Kadis

Gie

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Seorang mahasiswi bernama Aprilia, mengaku masih mengalami kendala saat memanfaatkan perpustakaan umum daerah Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Menurutnya, sejumlah buku yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan kuliah tidak selalu tersedia atau jumlahnya sangat terbatas.

“Beberapa buku yang saya butuhkan sebagai bahan belajar, memang masih agak susah saya temukan. Kalau pun ada, biasanya hanya satu atau dua, jadi tidak semua bisa mengakses secara bersamaan,” ujarnya, Rabu (7/1/2025).

Selain keterbatasan buku, IB juga menyoroti aspek pelayanan. Ia menilai informasi terkait ketersediaan buku maupun mekanisme layanan belum sepenuhnya jelas bagi pengunjung.

“Dari sisi pelayanan, menurut saya masih perlu ditingkatkan, terutama dalam memberikan informasi ke pengunjung,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Palopo, Farid Baso Rachim, menjelaskan bahwa dari sisi jumlah, koleksi buku yang dimiliki Perpustakaan Umum Daerah sebenarnya cukup besar dan terus ditambah setiap tahun sebagai upaya memenuhi kebutuhan pengguna.

“Untuk koleksi pustaka jumlah keseluruhan adalah 32.929 eksemplar dan 17.198 judul koleksi. Dan telah dilakukan penambahan jumlah koleksi untuk tahun 2025 sebanyak 2.094 eksemplar dan 698 judul,” ujar Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Palopo, Farid Baso Rachim, Rabu (7/1/2025).

Selain penguatan koleksi, aspek akses dan keberlanjutan layanan juga menjadi perhatian. Saat ini, Perpustakaan Umum Daerah Palopo masih beroperasi di Kantor Dinas Perpustakaan di Jalan Andi Djemma. Namun, dalam confirms
Perpustakaan Umum Daerah Palopo saat ini masih berlokasi di Kantor Dinas Perpustakaan Jalan Andi Djemma.

“Untuk lokasi Perpustakaan Umum Daerah masih tetap berada di Kantor Dinas Perpustakaan di Jalan Andi Djemma dan titik koordinatnya bisa diakses lewat online. Untuk saat ini, dari Senin 5 Januari 2026 sampai Jumat 9 Januari 2026, layanan sementara ditutup untuk proses migrasi atau pemindahan ke Gedung Layanan Perpustakaan yang baru,” tambahnya.

Farid menjelaskan, setelah proses pemindahan selesai, pemerintah daerah akan menyampaikan informasi resmi terkait lokasi gedung layanan perpustakaan baru agar masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih mudah dan terarah.

“Lokasi Gedung Layanan Perpustakaan yang baru akan kami umumkan melalui portal Palopokota.go.id dan media online lainnya,” bebernya.

Terkait kesiapan fasilitas, Farid mengungkapkan bahwa pembangunan gedung layanan perpustakaan baru saat ini telah rampung. Gedung tersebut disiapkan sebagai pusat layanan literasi yang lebih modern dan sesuai standar nasional.

“Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan telah rampung dan sementara dalam pembersihan dan perapihan. Fasilitas, layanan dan ketersediaan bahan pustaka telah terstandarisasi dari Perpustakaan Nasional,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pengembangan layanan perpustakaan juga diarahkan pada peningkatan kualitas pengelolaan dan program literasi. Hal ini dilakukan agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang edukasi dan interaksi masyarakat.

“Tentu selalu dilakukan upaya-upaya untuk pengembangan layanan perpustakaan umum daerah baik dari fasilitas, koleksi pustaka, sumber daya manusia pengelola, dan peningkatan layanan ke masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Dinas Perpustakaan Kota Palopo menargetkan peningkatan kunjungan dan minat baca masyarakat sebagai agenda utama pada tahun 2026. Berbagai kegiatan literasi pun telah disiapkan untuk mendukung target tersebut.

“Tahun 2025 fasilitas berupa gedung layanan dengan sarana dan prasarana termasuk koleksi pustaka yang lebih representatif telah tersedia. Untuk tahun 2026 kami fokus untuk peningkatan kunjungan masyarakat ke perpustakaan, peningkatan minat baca masyarakat, dan sumber daya manusia pengelola dalam bentuk bimbingan teknis, sosialisasi, perlombaan dan festival literasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!