Ketua HMI Palopo Soroti Konflik Elite di Balik Wacana Provinsi Tana Luwu

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo, Muh. Saedi, menyoroti wacana pembentukan Provinsi Tana Luwu hingga kini masih terhambat konflik kepentingan elite lokal dan belum berpijak pada realitas sosial-politik masyarakat Luwu Raya.

Menurut Saedi, lebih dari dua dekade sejak otonomi daerah berjalan, setiap wilayah di Luwu Raya telah membangun identitas administratif, struktur kekuasaan, dan kepentingan politik masing-masing.

Kondisi ini membuat gagasan penyatuan dalam bentuk provinsi baru sulit diwujudkan secara objektif.

“Wacana Provinsi Tana Luwu sering dibungkus romantisme sejarah, tetapi mengabaikan fakta elite daerah hari ini justru berkompetisi mempertahankan kekuasaan dan sumber dayanya,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Dia menjelaskan, persoalan mendasar seperti penentuan ibu kota provinsi, pembagian anggaran, dan distribusi jabatan berpotensi memicu konflik antar daerah jika pemekaran dipaksakan.

Tak hanya itu, kebijakan moratorium pemekaran dari pemerintah pusat juga membuat peluang pembentukan provinsi baru semakin sempit.

Saedi menilai, tanpa kesadaran kolektif dan kemauan politik lintas daerah, wacana tersebut hanya akan menjadi isu musiman yang terus diulang tanpa arah jelas.

“Jika konflik elite tidak diselesaikan dan kesiapan sosial tidak dibangun, pembentukan provinsi baru justru berisiko menambah masalah baru,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Saedi menekankan pentingnya fokus pada kolaborasi nyata antar daerah sebelum membicarakan pemekaran administratif.

“Persatuan Luwu tidak harus diwujudkan lewat provinsi baru. Yang lebih penting adalah membangun kerja sama konkret dalam pembangunan, pengelolaan sumber daya, dan pelestarian budaya yang langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Nurema Kasim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!