Antrean SPBU di Palopo Mengular, Harga Pertalite Tembus Rp15.000/Botol
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Sebelum SPBU dibuka antrean kendaraan pengantre BBM solar maupun pertalite sudah berjejer panjang, meskipun sudah dilakukan pembagian jalur antrean. Pemandangan tersebut terekam setiap hari di semua SPBU yang ada di Kota Palopo.
Moment tersebut dimanfaatkan para pengejer dengan mematok BBM pertalite dari harga Rp13.000 naik menjadi Rp15.000/botol.
Masyarakat Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluhkan harga BBM pertalite yang dijual di kios/ pengecer yang mencapai Rp15.000 perliter. Harga tersebut tercatat mengalami kenaikan yang terjadi hampir sepekan ini.
“Masyarakat sulit antre di SPBU, karena umumnya dikuasai oleh antrean para pengecer, jika pun mengantre perlu waktu cukup lama karena antrean panjang. Jalan alternatif terpaksa bensin botolan, tapi harganya naik Rp2 Ribu, yang tadinya Rp13 ribu sekarang sudah Rp15 ribu/botol,” kata salah satu warga Kota Palopo Subandi, kepada Indeksmedia, Senin (05/01/2026).
Sementara itu, penjual bensin botolan, di Jalan Kelapa Kota Palopo, Arman yang ditemui, membenarkan jika bensin botolan yang dijual saat ini harganya sudah Rp15 ribu/botol.
Alasan dia menaikkan harga dari harga standar karena saat dirinya melakukan pengisian di SPBU, karyawan bagian nosel juga mengenakan tarif atau biaya cas kepada dirinya.
“Terpaksa kami juga kasi naik harga bensin botolan, karena karyawan SPBU mengenakan biaya tambahan kepada kami yang mengisi di nosel SPBU,” terang Arman.
Menanggapi hal itu, pihak SPBU menegaskan jika semua harga BBM di SPBU sesuai dengan jenisnya tidak ada yang berubah. Adapun, bensin botolan yang kini tembus diharga Rp15 ribu/botol, merupakan permainan para pengecer.
“Kalau harga BBM semua jenis sampai hari ini tidak ada yang berubah dan harga tersebut masih berlaku diseluruh Indonesia, belum ada perintah pergeseran harga BBM dari pusat,” tegas salah satu pengawas SPBU di Kotra Palopo, yang minta namanya tidak disebut.





Tinggalkan Balasan