Percuma Melapor, Kinerja Polres Luwu Disorot

PALOPO,INDEKSMEDEIA.ID – Atriana, warga Desa Cimpu Utara, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, yang rumahnya dirusak, mengaku percuma melapor ke polisi dalam hal ini Polres Luwu.
Betapa tidak, ada dugaan antara pelaku dan pihak kepolisian terjadi permainan sehingga kasus yang dilaporkan terkesan dipaksakan berdamai.
Korban pengerusakan menduga ada keberpihakan polisi dengan pelaku. Sebab sampai hari ini belum ada perkembangan laporan yang dimasukkan ke Polres Luwu.

“Saya kesulitan dan mau melapor kemana lagi, pelaku inisial AR masih berkeliaran dan takutnya ada terjadi sesuatu ke keluarga. Kasus ini sepertinya diulur-ulur, ada indikasi dipaksakan berdamai. Baru-baru ini saya konfirmasi ke Polres Luwu perihal perkembangan kasus ini, tapi saya dijanji datang ke Polres Senin depan,” kata Atriana, saat mengadukan kasusnya ke redaksi Indeksmedia, Jumat (02/01/2026).

Dia menyebutkan, kasus tersebut terjadi 14 Desember 2025 lalu, sekira pukul 02.00 Wita dini hari.
Menurutnya, penanganan polisi terasa lambat dan tidak jelas, sedang aparat desa tampak berpihak ke arah terduga pelaku.
Sebelum melaporkan ke Polsek Suli, Atriana mencoba mencari Kepala Desa namun tidak ditemukan.

Setelah melaporkan, dia dihubungi polisi yang mengarahkan agar permasalahan dimediasi di kantor desa.
Namun, menurut Atriana, saat berada di kantor desa, dia langsung dibacakan kronologi dan diminta menandatangani surat damai tanpa diberi kesempatan bicara tentang pelaku.

“Saya tidak mau langsung menandatangani surat damai, ini tentang trauma, anak saya trauma berat, sampai sekarang masih kaget kalau malam. Tapi mereka menyatakan saya terlalu banyak bicara dan tidak menghargai sebagai kepala desa,” ungkapnya.

Atriana juga kecewa karena saat pelaku diperiksa, dia ditemani aparat desa. Sebaliknya, dia sebagai korban tidak pernah didampingi aparat desa meskipun merupakan warga desa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandhibu, yang dikonfirmasi belum memberikan sanggahan.(Andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!