Legislator NasDem di Palopo Dituding Hina Publik

PARTAI NasDem

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Aktivis sekaligus mahasiswa Tana Luwu, Feriyanto, bersama lembaga Organisasi Kemasyarakat (Ormas) dan LKK, menegaskan, pernyataan Fraksi NasDem Abdul Salam, merupakan bentuk penghinaan terhadap publik.

Fery menilai, Abdul Salam yang akhir-akhir ini lebih sibuk membela narasi Pemkot menunjukkan pergeseran posisi politik, dari wakil rakyat menjadi pembenaran kekuasaan.

Dirinya yang berdiri di Forum peduli LKK, menegaskan bahwa perjuangan hak RT, RW, dan LPMK adalah perjuangan kolektif rakyat dan wakilnya di DPRD, dan setiap upaya mendiskreditkan perjuangan tersebut dengan istilah asbun adalah bentuk penghinaan terhadap akal sehat publik.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak rakyat. RT, RW, LPMK bukan boneka Pemkot dan bukan tokoh masyarakat yang bodoh, apalagi asbun,” tegas Fery, Kamis (25/12/2025).

DPRD, lanjut Fey merupakan Dewan Perwakilan Rakyat, bukan Dewan Perwalian Pemerintah Kota.
Rakyat Palopo berhak atas wakil yang berpihak, bukan wakil yang lupa pada keputusan yang pernah ia sepakati sendiri.

“Sekarang publik dapat melihat mana yang layak di sebut anggota DPRD, dewan perwakilan rakyat dan mana yang hadir sebagai dewan perwalian pemkot, baiknya Salam jangan hadir sebagai sosok memperkeruh situasi, ini dapat menurunkan indeks kepercayaan rakyat terhadap DPRD Kota Palopo. Harusnya Salam hadir sebagai fungsi DPRD-nya, yang notabenenya adalah wakil rakyat yang siap mati-matian demi rakyat sesuai amanah yang di emban bukan matia-matian memberdayakan kebijakan Pemkot yang tidak pro terhadap rakyat. Dalam 25 Desember 2025 (hari ini),” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!