Sampah ‘Kepung’ Palopo, DPRD Diminta Bertindak
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Reses masa persidangan tahun 2025-2026, DPRD Palopo dipusingkan dengan persoalan sampah. Betapa tidak, reses untuk Daerah Pemilihan III yang meliputi Kecamatan Sendana, Mungkajang, dan Wara Barat lagi-lagi sampah menjadi bahan pokok yang menonjol dipertemuan. Ada yang menyebut dalam reses kalau Palopo tahun ini dikepung sampah.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Mungkajang Palopo, Senin (22/12/2025), dihadiri, Plt Camat Mungkajang Andi Poci, Kepala Dinas Kesehatan, Anggota DPRD Palopo Elisabet, Jabir, dan Ketua DPRD Palopo Darwis beserta LPMK dan Tokoh Masyarakat.
Isi pembahasan dalam reses meliputi berbagai aspek, antara lain infrastruktur, penanganan banjir, penerangan jalan, bedah rumah, bantuan bahan pokok, pariwisata, dukungan petani, kebersihan, kesehatan, dan pendidikan.
Namun, saat sesi tanya jawab, isu sampah menjadi fokus utama. Lurah Murante, Puspa, menyampaikan kekhawatiran bahwa sampah sudah meresahkan di berbagai tempat, seperti lorong dan depan kos-kosan.
“Sampahnya ditaruh saja di depan kos padahal akses untuk diangkut tidak terjangkau. Sampah sampai bau dan berterbangan di jalan, kita harap DPRD ada solusinya agar pihak terkait dapat menindaki,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Darwis mengakui bahwa sampah memang menjadi sorotan utama.
“Dan tetap kita akan berkodinasi dengan pihak terkait, semoga kedepannya armada bantuan baru-baru ini dapat menangani sampah, mengingat juga akan tidak lama lagi Nataru yang berdampak insten sampah, ” ujarnya.
Dirinya juga memberi informasi, bahwa rencananya tahun 2026 akan berlaku iuran retribusi sampah per KK.
“Namun, kalau penanganan tidak maksimal dan lingkungan tidak bersih, saya sendiri tidak mau bayar,” tegas Darwis.
Di akhir acara, Darwis menyampaikan serapan aspirasi dari reses ini sangat berharga dan menjadi landasan penting untuk kebijakan.
Ia menyatakan bahwa semua aspirasi ditampung akan disusun menjadi laporan dan dibawa ke sidang DPRD untuk dibahas bersama pemerintah daerah guna mencari solusi.(Andri)




Tinggalkan Balasan