Gegara ‘Polisi Tidur’, Remaja di Palopo Meninggal Dunia

LAKA TUNGGAL. Dua korban kecelakaan tunggal seorang dinyatakan meninggal dunia di RS St Madyang Kota Palopo, Senin (01/12/2025) tadi malam.

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Gara-gara ‘polisi tidur’, menyebabkan motor yang dikemudikan remaja berboncengan meninggal dunia. Korban Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di BTN Merdeka Blok D–E, Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Dala kejadian itu, seorang remaja dinyatakan meninggal dunia, sekitar pukul 23.30 Wita, Senin (01/12/ 2025).

Itu bermula saat sepeda motor yang dikendarai Muh Bumi Pratama Putra (19) berboncengan dengan Haikal (19) bergerak dari arah Timur ke Barat dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas, pengendara melewati speed bump (polisi tidur) sehingga kendaraan oleng dan tidak dapat dikendalikan. Motor kemudian menabrak tiang atap rumah warga di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Bumi Pratama Putra mengalami pendarahan aktif di telinga dan hidung serta dilarikan ke RSU Siti Madyang Kota Palopo. Namun korban dinyatakan meninggal dunia (MD) pada pukul 01.10 Wita.

Sementara boncengannya, Haikal mengalami pendarahan aktif dari hidung dan telinga, dan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSU Siti Madyang Kota Palopo. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga mengalami kerusakan/kerugian materil.

“Personel Sat Lantas Polres Palopo telah melakukan olah TKP menduga kecelakaan terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengendara serta indikasi pengaruh alkohol, sehingga menyebabkan kendaraan hilang kendali,” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marzuki, Selasa (02/12/2025).

Atas kejadian tersebut, mantan Kasat Lantas Polres Tana Toraja itu mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak berkendara dalam keadaan dibawah pengaruh alkohol

“Kami mengimbau para pengendara, khususnya generasi muda, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak berkendara dalam keadaan kecepatan tinggi maupun pengaruh alkohol. Kecelakaan seperti ini dapat dicegah bila pengendara lebih disiplin dan berhati-hati,” ujarnya.

Marsuki, juga menjelaskan jika personil telah melakukan olah TKP dan kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran khususnya para remaja.

“Petugas sudah melakukan olah TKP dan pendalaman lebih lanjut. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas,” kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!