Dugaan Pungli Trail Adventure di Luwu, Kapolres: Semua Sesuai Mekanisme
LUWU,INDEKSMEDIA.ID – Dugaan terjadinya Pungutan Liar (Pungli) di kegiatan One Day Trail Adventure Bhayangkara-Trabhara Jelajah Alam Luwu 2025”, yang rencana akan digelar Sabtu, 6 Desember 2025, mendatang, semakin hangat diperbincankan publik Tanah Luwu.
Isu ujuk rasa oleh Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia, Senin (06/12/2025), dengan Grand Issu Copot Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandhibu SH SIK, makin gempar kemana-mana.
Adnan Pandhibu yang dikonfirmasi, mengaku tidak terlalu menyoalkan terkait aksi unjuk rasa. Namun, perwira dua bunga itu, mengingatkan kepada pengunjuk rasa, agar menyampaikan aspirasi dengan baik serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang berpotensi terjadinya pelanggaran.
“Mengenai isu dugaan pungli, intinya semua yang kami lakukan terkait event Adventure ini, semua sudah sesuai mekanisme. Yang namanya event, tentu ada pendaftar setiap peserta yang mendaftar kita register dan siapa yang nantinya beruntung pada event tersebut tentunya diberikan doorprize,” kata Adnan Pandhibu, Kamis (27/11/2025).
Dia mengaku, adanya tudingan soal pungli, sudah diklarifikasi dibeberapa media termasuk ke Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Luwu.
“Saya kira yang namanya event itu sangat jelas arah dan tujuannya. Namun, ketika ada yang pelesetkan itu bisa saja terjadi tapi semuanya kembali lagi ke kita sebagai pelaksana,” terangnya.
Trail Adventure akan menjadi ajang petualangan seru bagi para pecinta motor trail dari berbagai daerah. Start dan finish dipusatkan di Lapangan Andi Djemma Belopa, dengan jalur yang memadukan tantangan ekstrem dan keindahan alam Luwu, mulai dari perbukitan, sungai, hingga jalur berlumpur yang menguji adrenalin.
Bahkan, informasi yang diperoleh Indeksmedia ada jalur doorpraze bagi para peserta yang berhasil melewati tantangan yang diberikan panitia penyelenggara.
“Kami dukung kegiatan ini dan memang ini termasuk salah satu event yang menasional. Selama tujuannya baik, dan tidak ada yang dirugikan, kenapa mesti dipersoalkan,” ucap salah satu Kades di Walmas.





Tinggalkan Balasan