Banjir Landa Dua Kelurahan di Telluwanua Palopo
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Palopo, Jumat (21/11/2025) mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Palopo, dilanda banjir.
Ada dua kelurahan di Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, yakni Salubattang dan Pentojangan terendam air. Selain puluhan rumah tergenang, sawah dan perkebunan milik warga ikut terendam.
Banjir di Telluwanua disebabkan terjadinya peluapan air kiriman dari Sungai Bambalu yang satu aliran dengan Sungai Batupapan (BTP), hingga mengakibatkan debit air Sungai Salubattang meningkat hingga merayap masuk ke pemukiman dan lahan perekebunan milik warga.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Begitupun dengan total kerugian belum dapat diprediksi. Pasalnya, debit air semakin bertambah.
Pantauan Indeksmedia, Sabtu (22/11/2025), sekira pukul 00.00 Wita dini hari, air masih terus naik di jalan hingga menyebabkan warga atau pengendara yang melintas terhenti kemudian mencari jalur alternatif.
Beberapa titik di Pentojangan selalu menjadi langganan banjir, yakni di Salutete dan daerah Lare jalan yang tembus ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) rawan dengan longsor karena daerah pegunungan dan sudah kerap terjadi.
Untuk Kelurahan Salubattang, tradisi banjir tak lepas di lingkungan Marobo. Bahkan, terlihat air sudah naik di jalan raya.
“Marobo adalah salah satu lingkungan yang ada di Salubattang selalu menjadi langganan banjir. Kita Harapkan ada solusi dari pemerintah setempat mengenai banjir. Kemudian, banjir ini selalu diusulkan melalui Musrenbang, tapi lagi-lagi belum ada solusi yang ditemukan,” kata Ketua RW 03 Kelurahan Salubattang, Kahar pagi tadi.
Sementara itu, Lurah Salubattang, Saiman SA.n, mengatakan seluruh RT/RW di wilayah kerjanya selalu stanby jika terjadi curah hujan lebat. Itu karena Salubattang merupakan salah satu kelurahan di Kota Palopo yang kerap menjadi langganan banjir.
“Tim BPBD juga sudah melakukan pemantauan di wilayah Telluwanua, khususnya di Pntojangan dan Salubattang. Kami juga sudah mengintrusikan kepada RT/RW agar sigap melaporkan setiap saat perkembangan terkini kondisi di wilayah masing-masing,” terang Saiman.





Tinggalkan Balasan