Pipa PAM BTP Palopo ‘Masuk Angin’
Penyebab Air Macet di Marobo, Warga: Sudah Normal
PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Dua pekan lamanya, distribusi air ledeng di wilayah Marobo, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, macet. Ternyata, penyebabnya karena jaringan pipa milik Perusahaan Air Minum (PAM) Batupapan (BTP) ‘masuk angin’ (ada udara). Berkat kerja keras bagian teknisi di wilayah air baku BTP, akhirnya kondisi tersebut teratasi dan saat ini pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga khususnya di Marobo kembali normal.
Sejak pukul, 12.00 Wita, Senin (10/11/2025) suplai air ke Marobo berjalan maksimal. Itu setelah, bagian teknisi melakukan penyisiran menyeluruh di pipa induk yang dikawatirkan terjadi kebocoran. Hingga, Selasa (12/11/2025), warga pun kembali menikmati air bersih dari PAM BTP Telluwanua.
“Alhamdulillah, sudah normal kembali, semoga tidak lagi terjadi macet-macet. Kalau satu dua jam mandek kami bisa maklumi, tapi kalau sudah sampai berhari-hari itu sudah tidak bisa kami telorir. Karena, air bersih merupakan kebutuhan pokok utama kami,” terang warga Marobo, Sina Selasa (11/11/2025) pagi tadi.
Terpisah, Bagian Pelayanan PAM BTP Telluwanua, Andi Saharuddin mengatakan distribusi air bersih ke Marobo sudah maksimal.
“Ternyata penyebabnya bukan pipa yang bocor, melainkan banyak udara yang terjebab di dalam pipa. Itu setelah kami lakukan kroscek dan problemnya ada disitu (udara terjebak), akhirnya kami buat lubang pintil udara (air Valve) agar supaya udara tidak menghambat distribusi air. Dan penyebab air tersendat-sendet ke Marobo selama hampir 2 pekan sudah teratasi. Penyebab udara terjebak dalam pipa karena pengolahan air sering off atau pipa sering kosong,” terang Saharuddin, via WhastApp.
Saat ini, lanjut dia problem yang dihadapi adalah air baku, banyak lumpur akibat banjir di Sungai BTP, sehingga terpaksa pompa harus di offkan sampai kondisi memungkinkan untuk diolah kembali. Inilah yang membuat layanan distribusi air sering macet termasuk ke Marobo.
“Setelah kami sisir jaringan dipastikan tidak ada pipa bocor, kami cek kondisi pipa pelintas/besi ternyata banyak udara terjebak menyebakan air tertekan dalam pipa. Namun, sekarang semuanya sudah kami benahi dan dipastikan distribusi air kembali normal,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan