Awas ‘Masuk Angin’, Oknum Brimob Belum Ditahan, KBO: Nihil Alat Bukti

PALOPO,INDEKSMEDIA.ID – Kasus pemukulan yang terjadi di Cafe Up Street Palopo, Sabtu (18/10/2025) masih dalam tahap penyelidikan di penyidik Polres Palopo, Polda Sulawesi Selatan (Seulsel).

Sudah sepekan berlalu, belum ada tanda-tanda perkembangan dari kasus tersebut. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palopo, akhirnya turun melakukan aksi dan memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum Polres Palopo untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Mahasiswa juga mengingatkan kepada penegak hukum untuk tidak masuk angin, seperti aksi unjuk rasa yang digelar Kamis (30/10/2025) siang kemarin.

Terkait dengan kasus tersebut, Aktivis Pemerhati Kinerja Aparat Penegak Hukum, Alfin angkat bicara.

Menurutnya, kasus tersebut seharusnya sudah ada perkembangan mengingat waktu kejadian sudah kurang lebih sepekan. Kendati demikian, selaku warga sipil selalu berharap kepada polisi untuk bekerja profesional mengingat terduga dalam hal ini disinyalir dari aparat penegak hukum (Brimob).

“Kalau belum ada perkembangan berarti jangan-jangan sudah ada sinyal dari oknum terkait untuk menyelsaikan kasus tersebut secara damai. Tapi, bukan itu yang diinginkan, perbuatan melanggar hukum apalagi diduga dilakukan parat penegak hukum, maka hanya satu kalimat ‘lawan’ dan kawal hingga menang,” kata Aktivis Pemerhati Kinerja Aparat Penegak Hukum, Alfin, kepada Indeksmedia menyikapi kasus pemulukan mahasiswa yang diduga dilakukan oknum Brimob, Jumat (31/10/2025).

Terkait dengan kasus tersebut, penyidik Polres Palopo menyebut belum dilakukannya penahanan terhadap oknum pelaku disebabkan kasus tersebut masih tahap lidik.

Begitun dengan alat bukti juga diklaim masih kurang alias minim. Adapun CCTV di area kejadian disebut pula tidak dapat merekam peristiwa tersebut dengan jelas.

KBO Reskrim polres Palopo Ipda Ma’rup, juga memastikan bahwa kasus ini ditangani oleh Provost Brimob.

“Seandainya korban tahu siapa orangnya, pasti akan kita upayakan untuk mengamankan. Namun, korban hanya mengetahui ciri-ciri pelaku, padahal malam kejadian itu korban berhadapan meja dengan pelaku,” kata Ma’rup.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban sedang berada di meja samping toilet Cafe Up Street, menikmati musik dan minuman merek “Api” yang dibawa dari luar.

Seorang teman wanita kemudian menghampiri korban di mejanya. Tiba-tiba, pelaku mendatangi meja korban dan langsung menarik leher korban.

Pemilik cafe, yang khawatir suasana akan semakin tidak kondusif, meminta mereka untuk menyelesaikan masalah di luar cafe. Keributan berlanjut di depan cafe, namun sayangnya, CCTV di area tersebut tidak sepenuhnya menjangkau lokasi kejadian.

Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum terungkap. Korban hanya mengetahui ciri-ciri pelaku dan tidak mengenalinya secara personal.

Pihak Polres Palopo terus berupaya mengumpulkan informasi dan bukti untuk mengungkap kasus ini.(Andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!